
batampos.co.id – Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR) Batam Suhar beberapa waktu lalu memperkirakan akhir Juli mendatang, struktur bangunan Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah akan selesai. Namun perkiraan ini diperkirakan meleset karena disebabkan pekerjaan bangunan sempat terhenti karena libur dan cuti bersama.
“Ini terpengaruh karena libur, kami perkirakan pekerjaan struktur ini akan molor dua minggu,” kata Suhar, Minggu (1/7) siang.
Ia mengatakan, libur dan cuti bersama beberapa waktu lalu mempengaruhi pekerjaan masjid. Tetapi ia memastikan, hal ini tak mempengaruhi pekerjaan masjid secara umum dan target pekerjaan secara umum dengan durasi kontrak hingga November 2019 mendatang.
“Kami optimis selesai tepat waktu. Semuanya kini on schedule,” ucap dia.
Setelah struktur rampung, tahun ini pengerjaan akan masuk pada pengembangan arsitektur, seperti pengembangan bakal atap dan bagian masjid lainnya. Sejatinya, pembangunan masjid ini berdurasi kontrak hingga November 2019 mendatang.
“Kalau konsisten progresnya seperti sekarang, bisa saja lebih cepat. Tahun depa, bisa saja salat id pertama bisa di sana,” ucap Suhar.
Terkait target, Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan akan selesai dibangun Agustus 2019 mendatang dan peresemiannya direncanakan pada bulan Oktober pada tahun yang sama. pada masjid tersebut juga akan disertakan nuansa melayu. (iza)
