Seorang nelayan membersihkan perairan di Bintan, bebarapa waktu lalu. F. Slamet nofasusanto/batampos.co.id

batampos.co.id – Gerakan aksi gotong rotong sedunia mulai merambah di Provinsi Kepri. Provinsi ini sendiri dipastikan terlibat dalam aksi bersih-bersih sedunia yang dijadwalkan 15 September 2018 mendatang.

Hal ini disampaikan oleh General Sekretary World Cleanup Day (WCD) Kepri, Reland Yude juga menjabat Ketua DPW Iskindo Kepri yang ditemui di Lagoi, Selasa (3/7).

Ia menjelaskan, World Cleanup Day ini merupakan gerakan yang diinisiasi oleh organisasi Let’s Do It World dari Estonia. Hampir 150 negara bergabung dalam aksi ini. Termasuk Indonesia yang terdaftar sejak 2014.”1 hari tersebut masyarakat dunia akan melaksanakan aksi bersih bersih. Tahun ini, Kepri akan ikut untuk yang pertama kalinya,” ujar Staf Banyan Tree ini.

Renald juga menjelaskan bahwa di Kepri telah dibentuk Core Team WCD 2018 Propinsi Kepri sebagai Leader Propinsi untuk Regional Provinsi Kepri, Fadhliyah. Dalam pertemuan yang dilaksanakan 1 Juli 2018 tersebut diikuti berbagai instansi, organisasi dan komunitas. Diantaranya dosen dan mahasiswa FIKP UMRAH, KPA Camteras, LSM Alim, DPW ISKINDO Kepri, GMPL Kawal, Genpi Bintan, dan Mapala beberapa kampus.

Juga perwakilan dari DLH Kabupaten Bintan dan Lantamal IV Tanjungpinang.”Ini merupakan momentum untuk menyatukan misi kita untuk tercipta lingkungan yg lebih baik dan masyarakat peduli sampah,” ucapnya.

Untuk menyukseskan gerakan ini, dalam waktu dekat mereka akan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait seperti DLH Propinsi Kepri dan beberapa pihak swasta yang konsen dengan kegiatan lingkungan.

”Semoga 15 September nanti semua pihak dan elemen di seluruh penjuru propinsi ini ikut turut serta turun bergabung pada kegiatan gotong royong sedunia ini,” harapnya. (met)