batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten Karimun akan menata objek-objek wisata yang ada di seluruh Kabupaten Karimun. Termasuk juga tempat yang sudah menjadi ikon baru di Kabupaten Karimun. Rencana penataan tersebut berkaitan dengan turunnya angka kunjungan wisatawan manca negara (wisman) yang datang ke Karimun.
Data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik Provinsi Kepri, pada Mei 2018 lalu kunjungan wisman ke Karimun turun sebesar 27,74 persen. Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim mengatakan ada beberapa hal yang menjadi penyebab menurunnya kunjungan wisman ke Karimun. Salah satunya faktor ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.
”Meski demikian, kita tetap akan melakukan introspeksi terhadap hal ini. Tidak perlu menyalahkan kondisi yang ada. Tapi bagaimana kita berusaha meningkatkan daya tarik daerah untuk meningkatkan kunjungan wisman,” komentarnya, Selasa (3/7).
Menurut Anwar, ada hal-hal yang perlu diperbaiki. Bila ada objek wisata yang kurang memberikan daya tarik, tentu harus ditata ulang. Ikon wisata Coastal Area menurutnya tak luput menjadi perhatian pemerintah dan dilakukan penataan bila diperlukan.
”Untuk penataan tentunya tidak hanya harus dilakukan oleh satu organisasi perangkat daerah (OPD) yang ada di Kabupaten Karimun saja. Tapi OPD yang satu dengan yang lainnya harus saling bersinergi,” pesannya.
Targetnya adalah penataan objek wisata bisa menarik kunjungan wisman untuk datang. Misalnya kawasan wisata air terjun, pantai Pelawan dan pantai Pongkar. Di Pulau Kundur juga ada objek wisata yang bisa dipoles menjadi lebih menarik.
”Apa saja fasilitas yang masih kurang dari objek wisata yang ada harus dibahas bersama, kemudian ditata perlahan-lahan,” paparnya.
Pemerintah Kabupaten Karimun menurutnya tidak tinggal diam untuk meningkatkan kunjungan wisman. Tapi tentu saja pemkab tidak bisa bekerja sendiri.
Pelaku yang bergerak di bidang pariwisata juga diminta turun tangan untuk meningkatkan kunjungan wisman. Misalnya pengusaha yang memiliki bisnis perhotelan membantu dengan ikut mempromosikan daerah ini.
”Jangan hanya mempromosikan hotelnya, tapi juga ikut mempromosikan lokasi objek wisata yang ada di Kabupaten Karimun,” harapnya.(san)
