batampos.co.id – Meski Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjungpinang belum mengumumkan secara resmi hasil perolehan suara Pemilihan Wali Kota (Pilwako) Tanjungpinang, nama calon wali kota nomor urut 2 Lis Darmansyah, telah tercatat sebagai pemohon Surat Keterangan Tidak Pernah Dipidana di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang. Dokumen tersebut diajukan untuk menjadi Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 mendatang.

“Iya nama Lis Darmansyah tercatat (mengurus dokumen, red) untuk ikut Bacaleg DPRD Kepri,” kata Humas PN Tanjungpinang, Santonius Tambunan, Selasa (3/7).

Selain itu, kata Santonius, ada sejumlah nama tokoh Kepri yang tercatat sebagai pemohon, antara lain Ketua DPD Partai Golkar Ansar Ahmad dan Sudirman Almon. Keduanya akan mendaftar menjadi Bacaleg DPR RI. “Surat tersebut salah satu syarat yang harus dipenuhi Bacaleg,” ujarnya.

Hingga saat ini, lanjut Santonius, sudah tercatat sebanyak 438 orang yang mengajukan surat keterangan tersebut. Menurutnya Bacaleg yang bisa mengajukan, hanya yang berdomisili di Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, dan Lingga. Jika tidak pernah dipidana, maka surat keterangan akan diterbitkan PN Tanjungpinang. “Kemungkinan akan terus bertambah pemohonnya,” paparnya.

Dalam pengurusan surat tersebut sambungnya, pemohon tidak dikenakan biaya. Setiap pemohon, akan diperiksa terlebih dahulu identitasnya dan akan dilakukan kroscek data di pengadilan. “Sampai saat ini, kami belum menemukan Bacaleg yang pernah berhadapan dengan hukum,” pungkasnya.

Sementara itu, calon walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah mengakui, pengajuan dirinya menjadi Bacaleg, bukan inisiatif pribadinya. Menurutnya, teman dan kerabat yang mengusulkan dirinya menjadi Bacaleg DPRD Kepri. “Semua syarat dan administrasi, kawan-kawan lah yang mengurusnya,” ujar Lis.

Mengenai usulan tersebut, Lis akan mempertimbangkannya terlebih dahulu dengan meminta pendapat kerabat, keluarga, dan teman-temannya. “Malam ini, saya akan kumpul dulu sama keluarga. Besok (hari ini, red) akan saya putuskan dan beri jawaban,” pungkasnya.

Sebelumnya Lis bertarung kembali di Pilwako Tanjungpinang yang digelar pada Pilkada serentak 27 Juni lalu. Ia menggandeng Maya. Lis-Maya bersaing dengan Syahrul-Rahma. Syahrul sebelumnya Wali Kota Tanjungpinang atau wakilnya Lis saat menjabat Wali Kota Tanjungpinang.

Hasil pleno di semua kecamatan menunjukkan perolehan suara Lis-Maya tertinggal lebih dari 2.000 suara dari pasangan Syahrul-Rahma. Artinya, pilkada dimenangkan Syahrul-Rahma yang tinggal menunggu penetapan KPU. (odi)