batampos.co.id – Dinas Pendidikan Provinsi Kepri terkejut melihat hasil pendaftaran peserta didik baru (PPDB) sistem online untuk SMK Negeri Kundur. Sejak PPDB dibuka pekan lalu hingga hari ini, Rabu (4/7), siswa yang mendaftar hanya dua orang saja.

”Saya tidak tahu apa yang menyebabkan jumlah siswa yang mendaftar ke SMK Negeri Kundur hanya dua orang. Mungkin akibat gangguan sistem online di hari pertama dan kedua sehingga tak jadi mereka daftar di sekolah itu,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Muhammad Dali, kemarin.

Dugaan lain, kata Dali, masalah lambatnya jaringan saat proses registrasi online. Meski demikian, pihaknya tetap berprasangka baik dengan hal ini. Apalagi PPDB secara online khusus untuk SMK waktunya diperpanjang. Mestinya, Rabu kemarin sampai pukul 00.00 WIB sudah ditutup. Tapi karena ada gangguan teknis dua hari pertama, maka waktunya diperpanjang hingga Sabtu (7/7).

”Mudah-mudahan dengan adanya tambahan waktu ini jumlah yang mendaftar bertambah banyak,” harapnya.

Berbeda dengan SMK Negeri yang ada di Kundur Utara. Siswa yang mendaftar di SMK Negeri Kundur Utara tercatat 38 orang. Bahkan untuk SMK Negeri 1 yang berada di Kecamatan Moro jumlahnya juga lebih banyak dibandingkan dengan SMK Negeri Kundur. ”Jumlahnya untuk sementara 26 orang,” kata Dali.

Sementara itu, Koordinator PPDB Online SMA dan SMK Negeri Wilayah Kabupaten Karimun Alta menyebutkan, untuk saat ini penerimaan masih berlangsung. Tetapi untuk SMA Negeri 1 jumlah pendaftar sudah cukup banyak.

”Berdasarkan laporan terakhir yang kita diterima untuk SMA Negeri 1 Karimun jumlah pendaftar sudah 400 orang lebih. Tidak menutup kemungkinan jumlahnya akan terus bertambah. Mengingat PPDB onlile baru akan ditutup pada Sabtu (7/7),” jelasnya.(san)