Jumat, 1 Mei 2026

Kelompok Makanan Jadi Penyumbang Inflasi Tertinggi di Bulan Juni

Berita Terkait

Berbagai aneka kue dan makanan disajikan
F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Gabungan dua kota di Kepri yakni Batam dan Tanjungpinang menunjukan inflasi sebesar 1,14 persen pada Juni 2018. Dari dua kota ini tercatat Batam inflasi sebesar 1,29 persen dan Tanjungpinang sebesar 0,24 persen.

Kasi DLS Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri, Nur Ihklas menyebutkan, inflasi tersebut disebabkan oleh kenaikan indeks lima kelompok penyusun inflasi. Diantaranya, kelompok makanan, rokok, sandang, pendidikan dan transportasi.

Sebaliknya, dua kelompok lain seperti perumahan, listrik dan kesehatan justru mengalami penurunan indeks.

“Penyusun inflasi terbesar bulan Juni didominasi kelompok makanan dan transportasi. Berkisar diangka 1,45 persen sampai 3,49 persen. Pperumahan dan listrik turun 0,02 persen. Kesehatan 0,01 persen,” terang Nur Ihklas, Rabu (3/7).

Ia menambahkan, kenaikan indeks kelompok bahan makanan merupakan akibat naiknya delapan subkelompok yaitu daging, ikan segar, ikan diawetkan, telur, sayur-sayuran, kacang-kacangan, minyak serta kelompok bahan makanan lainnya.

Sebaliknya tiga subkelompok justru mengalami penurunan yakni umbi-umbian, buah-buahan dan subkelompok bumbu-bumbuan.

“Dari 339 komoditas yang menyusun inflasi, 98 komoditas mengalami kenaikan harga di bulan Juni,” sebut Nur Ihklas.

Dari 23 kota di Sumatera, tercatat semua kota mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Pangkal Pinang sebesar 1,82 persen dan inflasi terendah terjadi di Kota Medan dan Pekanbaru sebesar 0,01 persen. Kota Batam dan Tanjungpinang dari 23 Kota yang mengalami inflasi di Sumatera masing-masing menduduki peringkat ke 3 dan ke 16. (rng)

Update