Tampak mobil masih memarkirkan atau berhenti di Jembatan I Barelang, Rabu (4/7). Padahal jelas-jelas sudah dipasang papan pengumuman dilarang parkir dari BP batam, Polantas dan PUPERA. F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam telah mengeluarkan larangan parkir di atas jembatan I Barelang.

Larangan itu disampaikan baik secara lisan oleh petugas dari Dirktorat Pengamanan (Diptam) BP Batam yang berjaga di sana ataupun tulisan larang parkir yang dipajang di sepanjang jembatan. Namun dalam prakteknya larangan tersebut sepertinya hanya berlaku di hari libur nasional saja sebab di hari-hari biasa kendaraan bebas parkir berjam-jam di sepanjang jembatan tersebut.

Selama liburan lebaran kali lalu misalkan, jembatan dengan nama jembatan Fisabilillah itu bebas dari parkiran kendaraan. Itu karena ada petugas gabungan dari Polri, TNI dan Ditpam BP Batam yang berjaga di sana. Namun situasinya kembali berubah setelah tim pengaman lebaran tersebut bubar. Sepanjang jembatan kembali jadi tempat parkir.

Pantauan Batam Pos, Rabu (4/7) kemarin, puluhan kendaraan roda dua dan roda empat memang terlihat parkir berderat di sepanjang jembatan itu. Tidak kendaraan pengunjung namun kendaraan pedagang kaki lima dan tukang potret juga memperburuk pemandangan jembatan.

Beberaapa pengunjung yang dijumpai Batam Pos mengaku nekad parkir diatas jembatan tersebut karena malas berjalan kaki dari lokasi parkir yang disediakan. “Nggak ada yang datang larang kok. Lagian jauh jga dari tempat parkir sana,” ujar Tina, seorang pengunjung.

Disinggung terkait larangan parkir yang ditulis di sepanjang jembatan itu, Tina dan rekan-rekannya mengaku menyadari namun karena tidak ada petugas yang jaga sehingga mereka tak gubris larangan tersebut.

“Banyak kok yang parkir di atas jembatan ini. Jadi ikut-ikutan saja,” ujar wanita yang datang dengan mobil pribadi itu.

Petugas Ditpam BP Batam yang bertugas disana mengaku sudah berulang kali menertibkan ataupun melarang pengunjung memarkirkan kendaraannya diatas jembatan namun itu tak merubah apapun. Pengunjung masih saja nekad parkir disaat petugas lengah.

“Kalau kami temukan akan kami larang, tapi masalahnya tidak setiap saat kami siaga di atas jembatan itu. Kami sudah pasang tulisan larang parkir tapi itu tadi kesadaran pengunjung masih rendah untuk mentaati larang itu,” ujar seorang petugas BP Batam yang tak mau namanya disebutkan. (eja)