batampos.co.id – Tim Sapu Bersih (Saber) Pungli Polres Tanjungpinang terus melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di sekolah se-Tanjungpinang. Pengawasan dilakukan guna mencegah terjadinya praktik pungli.

Ketua Tim Saber Pungli, Kompol I Gede Ngurah Joni Mahardika mengatakan, PPDB menjadi perhatian khusus untuk mencegah adanya pungutan yang tidak sesuai dengan peraturan. “Jangan memanfaatkan PPDB untuk mengambil keuntungan,” kata Joni di Mapolres Tanjungpinang, Jumat (6/7).

Salah satu yang menjadi perhatian khusus Tim Saber Pungli, kata Joni, mengenai biaya-biaya tidak wajar dan tidak sesuai aturan yang dikenakan pada murid atau siswa baru. Menurutnya, jika ada biaya yang tidak wajar tersebut menghalangi calon peserta didik baru yang memiliki kemampuan, tidak dapat melanjutkan pendidikan, karena perbuatan oknum yang tidak bertanggungjawab.

Hingga saat ini, lanjut Joni, pihaknya belum menenukan adanya praktik pungli dan belum menerima adanya laporan mengenai adanya hal yang tidak wajar dari masyarakat.
“Bagi siapa saja yang mengetahui adanya praktik pungli, laporkan, pasti akan kami tindak,” tegasnya.

Pada PPDB, sambung Joni, Tim Saber Pungli juga telah melakukan sosialisasi pencegahan pungli dengan menggandeng Dinas Pendidikan. Sosialisasi dilakukan ke sekolah-sekolah dan masyarakat untuk menghindari praktik pungli. “Sosialisasi juga dilakukan secara door to door ke tempat pelayanan publik dan kepada masyarakat,” pungkasnya. (odi)