Iklan
Penjelasan terkait festival Padang Melang yang dilakukan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Anambas, Jumat (6/7). F. Syahid/batampos.co.id

batampos.co.id – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Anambas menargetkan 5.000 pengunjung pada Festival Padang Melang yang diselenggarakan pada 26 Juli hingga 28 Juli 2018 mendatang. 100 diantaranya ditargetkan merupakan wisatawan asing. Pada Festival Padang Melang nantinya dipastikan berbeda dengan festival sebelumnya.

Jika tahun sebelumnya diselipkan acara pelepasan tukik. Tapi tahun ini murni memamerkan kesenian dan kebudayaan asli Anambas. Termasuk mengandalkan upacara tolak bale dan perhelatan budaya Melayu lainnya. ”Untuk tahun ini, agenda kita lebih menonjolkan budaya dan seni khas Melayu,” ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Anambas, Masykur yang didampingi Kasi Promosi Pariwisata Yoel Anggara, pada acara konferensi pers di Aula Kantor Disparbud Anambas, Jumat (6/7).

Masykur juga menegaskan tujuan awal Festival Padang Melang yakni untuk menjaga kelestarian budaya dan seni, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta meningkatkan kemandirian kelompok sadar wisata di desa. “Tujuan festival ini untuk memancing wisatawan hadir ke Anambas,” ucapnya.

Dikatakannya anggaran untuk pelaksanaan tersebut sekitar Rp 500 juta, pihaknya pesimis anggaran tersebut mencukupi. Oleh karena itu, pihaknya menjalin koordinasi dengan sejumlah perusahaan swasta maupun BUMN yang ada di Anambas.
”Kita sudah ajukan sponsor dengan konsorsium Migas dan perbankan di Anambas. Mudah-mudahan responnya positif, karena acara ini akan dilaksanakan tiga minggu ke depan,” tegasnya.

Karena acara ini merupakan salah satu agenda tahunan untuk meningkatkan promosi wisata Anambas, maka pihaknya berupaya untuk mengundang tamu dari Kementerian Pariwisata, Bupati Tangerang Selatan, gubernur dan tamu penting lainnya termasuk orang asing dari Pulau Bawah.

Mengenai respon pemerintah pusat yang masih kurang, dirinya tidak mempermasalahkan karena pemerintah pusat, karena Kementerian konsen 100 event nasional yang kebetulan Anambas belum masuk. “Tapi kita tetap ingin hadirkan mereka. Kita ingin ketika pengunjung melihat Anambas sangat senang dan berharap ke depan bisa datang lagi ke Anambas,” jelasnya. (sya)

Advertisement
loading...