Senin, 11 Mei 2026

Pembaca batampos.co.id, Hari Ini masih Bisa Daftar Sekolah

Berita Terkait

Orangtua dan calon siswa mendatangi SMAN 23 di Sagulung untuk mendaftarkan anaknya, Senin (2/7). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Dinas Pendidikan Provinsi Kepri menambah waktu pendaftaran PPDB untuk Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) hingga 7 Juli.

Penambahan waktu ini disebabkan hari pertama dan kedua pendaftaran sistem online mengalami gangguan.

“Makanya kami menambah waktunya,” kata Kabid SMA Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Atmadinata, Jumat (6/7).

Alasan penambahan waktu pendaftaran ini, disebabkan masih ada calon siswa yang belum mendaftar masuk SMA.

“Tidak banyak, tapi masih ada. Makanya kami buka,” ungkapnya.

Karena adanya penambahan waktu ini, untuk pendafataran ulang jadwanya juga dimundurkan. Atma mengatakan pendaftaran ulang SMA dimulai 10 Juli.

“Kami ingin semua siswa dapat bersekolah,” ujarnya.

Di PPDB tahun ini, Atma berharap orangtua siswa tidak memaksakan anaknya masuk sekolah negeri. Apabila tidak lulus, orangtua dapat mengalihkan anaknya ke sekolah swasta.

“Saya tahu biaya SMA itu mahal, tapi bagi yang ekonominya menengah ke bawah. Kan bisa menggunakan kuota masuk melalui masyarakat kurang mampu,” tuturnya.

Siwa kurang mampu tersebut, kata Atma haruslah memperlihatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP).

“Tidak hanya menggunakan SKTM (surat keterangan tidak mampu). Haruslah menggunakan KIP,” ujarnya.

Atma juga menanggapi ramainya pendaftar di SMA 3 Batam. Hingga kini mencapai sekitar 2ribuan orang. Menurut Atma, kebanyakan yang mendaftar tersebut masuk jurusan Bahasa Indonesia.

“Jurusan itukan bebas zonasi, dan hanya satu-satunya di Batam,” ucapnya.

Namun, sebagian pendaftar ini masuk SMA 3 Batam melalui jurusan bahasa ini hanya sebagai modus saja.

“Asal diterima masuk, lalu bisa pindah jurusan. Saya sudah mewanti-wanti agar kepala sekolah tidak memindahkan anak yang sudah memilih jurusan bahasa,” ungkapnya.

Atma mengatakan apabila siswa memilih jurusan bahasa di awal, tidak akan bisa pindah ke jurusan lain. Karena hal ini sudah berdasarkan ketentuan dan prosedur yang ada.

“Orang mikir asal diterima SMA 3 dulu, lalu pindah. Tidak bisa begitu,” ungkapnya.

Sejauh ini, Atama menilai PPDB online cukup sukses. Walaupun di hari pertama terjadi sedikit problem.

Sejak website ditambah bandwithnya, tidak ada masalah lagi,” ujarnya. (ska)

Update