Iklan
Sampah plastik terlihat mengapung di Perairan Tarempa, beberapa waktu lalu. Kondisi ini dikeluhkan wisatawan saat berkunjung ke Kabupaten Kepulauan Anambas. F. Syahid/batampos.co.id

batampos.co.id – Pariwisata identik dengan kebersihan. Ini yang harus diperhatikan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas yang mengandalkan pariwisata bahari. Apalagi daerah ini memiliki banyak pulau yang indah dan memiliki keindahan alam bawah laut yang sudah dikenal dunia.

”Saya sering bertemu wisatawan asing, mereka mengeluhkan banyaknya sampah yang bertebaran di laut,” ungkap salah seorang warga Tarempa, Pandu, kepada Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Anambas, Masykur, kemarin.

Dijelaskannya, wisatawan asing itu sangat peka terhadap kebersihan lingkungan. Sehingga sampah dalam bentuk apapun menjadi perhatian. Oleh karena itu dirinya berharap kepada pemerintah daerah lebih peduli terhadap kebersihan laut.

”Mereka sering mengatakan sampah laut sudah lebih dulu menyambut kami sebelum pemerintah Anambas menyambut kami, itu yang mereka katakan,” ungkapnya.

Menanggapi hal ini Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Kabupaten Kepulauan Anambas Masykur, setuju dengan masukan yang telah disampaikan kepadanya. Pihaknya akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait karena mengenai kebersihan itu menjadi domain Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup. “Itu ranah Dinas Perhubungan dan Lingkungan,” ungkapnya.

Namun demikian, pihaknya tetap berupaya menjaga kebersihan. Salah satu caranya mengadakan lomba kebersihan desa yang akan disejalankan dengan Festival Padang Melang yang akan diselenggarakan pada tanggal 26 sampai 28 Juli mendatang. “Rencananya kita mau adakan lomba kebersihan desa untuk 13 desa dulu, tapi pimpinan minta seluruh desa harus berpartisipasi,” jelasnya.(sya)

Advertisement
loading...