batampos.co.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) mencatat gelombang perpindahan penduduk tertinggi terjadi selama dua bulan terakhir. Hal ini dikatakan Kepala Disdukcapil Batam, Said Khaidar, Senin (9/7).

“Karena ada dua momen sekaligus yang menyebabkan perpindahan penduduk tinggi. Ada lebaran dan tamat sekolah,” kata dia.

Ia menyebutkan kedua momen ini setiap tahunnya menjadi faktor permintaan permohonan surat pindah masuk dan keluar meningkat bila dibandingkan empat bulan sebelumnya.

“Bulan lalu satu bulannya hanya seribu, dua bulan ini yang keluar mencapai dua kali lipat,” ujarnya.

Berdasarkan data Disdukcapil Batam bulan Mei-Juni jumlah pendatang mencapai 3.523 dan yang pindah keluar sebanyak 4.404. Jika dikalkukasikan dengan angka empat bulan lalu. Total yang pindah keluar semester pertama mencapai 14.157 jiwa dan masuk 13.088 jiwa.

“Ada selisih kurang lebih antara yang keluar dan datang,” ucap mantan camat Batuampar ini.

Lanjutnya keadaan perekonomian di Batam yang bergelt di sektor industri masih menjadi daya tarik pendatang masuk ke Batam.

“Inilah alasan mereka ramai datang ke Batam,” ujarnya.

Pasca lebaran, ia mengungkapkan permintaan surat pindah baik datang maupun keluar kembali normal. Setiap harinya disdukcapil menerima sedikitnya 200 pengajuan surat pindah.(yui)