batampos.co.id – Jumlah pemohon pembuatan paspor Republik Indonesia di Tanjungpinang mencapai ribuan orang per bulan. Hal tersebut terlihat pada membeludaknya antrean pemohon setiap harinya di Kantor Imigrasi Tanjungpinang.

“Sehari bisa mencapai 100 orang pemohon untuk pembuatan paspor,” kata Humas Imigrasi Tanjungpinang Said Noviansyah, kemarin.

Pemohon paspor, kata Said, kebanyakan untuk keperluan berobat ke luar negeri serta untuk wisata dan liburan ke Singapura dan Malaysia. “Ada juga alasan untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri dan umrah ke Tanah Suci,” katanya.

Setiap tahunnya, lanjut Said, jumlah pemohon mengalami peningkatan. Pembuat paspor berasal dari beberapa daerah Tanjungpinang dan luar Tanjungpinang. “Akhir tahun biasanya banyak yang buat paspor,” ujarnya.

Menurutnya, proses pembuatan dan pengurusan administrasi paspor tidak rumit. Pemohon harus melengkapi persyaratan yang telah ditentukan. Setelah persyaratan diterima, pemohon akan diwawancara dan melakukan perekaman foto. Selain itu, pemohon harus membayar biaya yang telah ditetapkan. “Paspor akan selesai dalam waktu tiga hari setelah melakukan pembayaran,” jelasnya.

Bagi pemohon paspor, tambah Said, bisa menggunakan sistem antrean daring atau online yang telah disediakan pihak Imigrasi. Sebelumnya pemohon mengunduh aplikasi Antrian Paspor di ponsel berbasis android. “Jika tak mau mengantre lama, pemohon bisa mendaftar lewat online,” pungkasnya.(odi)

Advertisement
loading...