Salah satu sanggar tari memperlihatkan kebolehan dalam parade tari tingkat Provinsi Kepri yang dilaksanakan di Pantai Kencana, Natuna, Rabu (11/7) malam. F. Aulia Rahman/batampos.co.id

batampos.co.id – Parade tari tingkat Provinsi Kepri digelar di Pantai Kencana, Ranai, Rabu (12/7) malam. Tim tari dari kabupaten/kota di Kepri tampil menunjukkan kebolehan dalam parade tari yang digelar pemerintah provinsi.

Pantai Kencana, Ranai tampak dipadati masyarakat untuk menyaksikan penampilan delapan tim tari. Penampilan tarian dari masing-masing kabupaten merupakan bagian dari pelestarian budaya Melayu di Kepri.

Seperti budaya betangas maupun budaya merisik. Budaya Melayu tersebut diangkat dalam gerak tari yang mencermin kehidupan masyarakat Melayu dari sisi calon pengantin perempuan, yang dipadukan dengan kreasi irama dan gerak yang lebih menarik.

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Kepri Yatim Mustafa menjelaskan, kegiatan parade tari dilaksanakan secara rutin setiap tahun, dan tahun ini Natuna ditunjuk sebagai tuan rumah dalam parade.

“Parade tari ini juga atas permintaan pemerintah daerah untuk dilaksanakan di Natuna. Pemenang parade tari akan mewakili Kepri di tingkat nasional Agustus mendatang di Taman Mini Indonesia Indah (TMII),” kata Yatim.

Sementara Bupati Natuna Hamid Rizal mengatakan, alasannya meminta digelarnya parade tari ini, salah satunya menggairahkan kembali kesenian Melayu di Natuna. Karena kesenian daerah dapat dikembangkan maksimal dan mampu mendukungan pariwisata daerah.

”Pelestarian seni tari dan musik menjadi bagian penting apabila dikelola dengan baik dan ini akan menunjang pariwisata daerah. Dan dalam waktu dekat, Pemerintah Kabupaten Natuna akan mengelar beberapa event,” katanya.

Pemerintah mengajak masyarakat meramaikan event yang akan diselenggarakan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Natuna tahun ini. Di antaranya pemutaran film Jelita Sejuba, Festival Layang-layang Nasional dan Futuristik Festival.(arn)

Respon Anda?

komentar