batampos.co.id – Aksi saling dorong terjadi antara anggota TNI dengan anggota Polri di Lapangan Sulaiman Abdullah, Tarempa. Melihat itu, sejumlah Perwira TNI maupun Polri termasuk Kapolres Anambas AKBP Junoto, mendekat aksi untuk melerai.

Namun ketika Kapolres Kepulauan Anambas menghampiri, tiba-tiba kedua belah pihak yang sedang tersulut emosi berubah menjadi damai dan saling berpelukan satu sama lain. Setelah itu baik anggota polisi maupun TNI langsung mengangkat dan mendukung Kapolres, Palaksa dan Pabung untuk di arak keliling lapangan.

Rupanya aksi tersebut merupakan kejutan kepada pihak Polri yang hari ini memperingati HUT ke-72 Bhayangkara. Kapolres Kepulauan Anambas AKBP Junoto, mengaku tidak terkejut dengan kejadian tersebut, walaupun tidak mengetahuinya.

“Sebagai orang intel saya mengerti bahwa itu hanya drama kejutan yang diciptakan dalam menyambut HUT ke-72 Bhayangkara,” kata Junoto usai upacara dan syukuran HUT Bhayangkara di Lapangan Sulaiman Abdullah, Rabu (11/7).

Kejadian yang berlangsung, merupakan bentuk keakraban antara TNI Polri maupun Pemda sebagai bentuk kebersamaan. “Ini merupakan bentuk kebersamaan,” ungkapnya.
Junoto menjelaskan, perayaan HUT Bhayangkara diisi dengan sejumlah kegiatan, mulai dari bakti sosial dalam rangka mendekatkan diri dengan masyarakat, merangkul instansi terkait, Pemda, dan TNI/Polri. ”Tujuannya satu kita ingin mempererat ikan dan kegiatan kemasyarakatan,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas Abdul Haris mengatakan, perayaan HUT Polri di Anambas sangat bagus. ”Artinya umur boleh tua tapi tetap enerjik. Saya kira ini bagus dengan kebersamaan TNI Polri, Pemda, masyarakat semuanya menyatu. Ini semua tugas yang mesti diemban,” ujarnya.

Disinggung atraksi yang dilakukan TNI Polri, Haris mengaku tidak terlalu terkejut akan hal itu. Pasalnya, dirinya sudah memprediksi akan ada atraksi sesusai upacara. “Tadi itu sebagai contoh walaupun selama ini ada gesekan namun tetap satu dalam bingkai NKRI,” tuturnya.(sya)

Respon Anda?

komentar