Sabtu, 2 Mei 2026

Aktifkan Pasar Pemerintah, Pedagang Pasar Kaget Harus Pindah

Berita Terkait

batampos.co.id – Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam akan menghidupkan kembali pasar pemerintah di Batam. Setelah lama mati suri sejumlah pasar tersebut tak memberikan sumbangsih bagi stabilnya ketersediaan dan harga pangan di Batam.

“Sudah sekian tahun, beberapa pasar sudah tidak ada aktifitasnya,” kata Kepala Bidang Pasar Disperindag Batam Zulkarnain, Minggu (15/7).

Ia merinci, ada 7 pasar pemerintah di Batam yakni Pasar Seroja Sagulung, PAsar Hang Tuah Nongsa, Pasar Tiban Kampung, Pasar Sei Harapan, PAsar Induk Jodoh dan dua Pasar di Belakang Padang. Ia mengklaim, walau sebagian pasar vakum vakum tak berarti lainnya tidak ada aktivitas jual beli sama sekali. Yang kerapa beraktivitas seperti Pasar Seiharapan juga Pasar Hangtuah Nongsa.

“Fokus kami ingin aktifkan semuanya. Rencana Agustus kami keliling dulu, adakan satu kali seminggu bazar sembako murah,” ucap dia.

Ia mengaku, keberadaan pasar kaget merupaka salah satu kendala pasar pemerintah terkendala perkembangannya. Kelak, setelah pasar pemerintah aktif kembali semua pedagang di pasar kaget harus pindah ke pasar resmi.

“Kalau pasar pemerintah aktif, tak ada alasan lagi mereka mengelak untuk tetap berjualan di pinggir jalan. Saya kira ada tim terpadu nanti untuk menegakkan perda,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Disperindag Batam Zarefriadi mencontohkan Pasar Seroja Sagulung belum efektif fungsinya, dengan pengaktifan kembali ini ia berharap fungsi pasar tersebut hidup kembali. Ia mendorong pihak Bulog dan distributor lainnya untuk menggelar atau berjualan komoditas pangan di pasar pemerintah.

“Kami juga berharap kepada Bulog untuk bisa meningkatkan peran Rumah Pangan Kita (RPK) yang merupakan programnya, supaya masyarakat itu dekat untuk mendapatkan komoditas bahan pangan. RPK itu kan di setiap kelurahan, bahkan setiap RW ada. Inilah upaya kami agar ada peningkatan kondisi pasar ataupun upaya kami menekan kelangkaan bahan pangan dan menekan melambungnya harga komoditas bahan pangan saat ini agar tetap bisa stabil,” kata dia.

Sedangkan Kepala Bulog Batam, Agung Rochman menegaskan keterkaitan Bulog sendiri untuk mengoptimalisasi pasar pemerintah.

“Kami dari Bulog mungkin banyak hal yang bisa kami lakukan untuk membantu pemerintah menstabilkan harga komoditas pangan maupun upaya menghidupkan kembali pasar pemerintah. Intinya kami dari Bulog siap mensupport atau ikut menyediakan komoditas pangan,” terang Agung.

Nanti, lanjutnya, bentuknya bisa bermacam-macam untuk Bulog bisa mensupport pemerintah dalam menstabilkan harga pangan. “Ini kan baru pembahasannya saja. Nanti akan ada tindak lanjut berikutnya,” kata Agung Rochman mengakhiri. (iza)

Update