batampos.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Anambas segera turun ke lapangan untuk melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pembangunan, proyek-proyek strategis.

”Secepatnya kita akan turun untuk meninjau langsung, mengingat DPRD belum pernah turun bersama, walaupun secara pribadi saya sudah,” kata Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas Yusli, Senin (16/7).

Dari pantauan yang sudah dilakukan, terdapat sejumlah proyek pembangunan yang telah mencapai 90 persen. Namun masih ada juga yang baru 30 persen. Bahkan ada yang belum dikerjakan. Salah satunya proyek strategis yang belum dikerjakan yakni Jalan Teluk Pering-Muntai.


”Hal yang macam ini perlu kiranya kita lakukan evaluasi, apa penyebab dan kendalanya. Apalagi tak lama lagi akan dilaksanakan Paripurna Pertanggung Jawaban Bupati pada APBD 2017. Setelah itu direncanakan KUAPPAS perubahan akan masuk,” ujarnya.

Yusli juga menyayangkan masih adanya paket Penunjukan Langsung (PL) yang belum terlaksanakan, bahkan gambarnya baru keluar. Padahal saat ini sudah bulan Juli. Maka tidak lama lagi akan tiba musim angin Utara. Di mana saat itu, cuaca di Anambas menjadi ekstrim yang bisa menghambat proses pekerjaan.

“Kita mesti memikirkan Anambas itu terdapat musim utara yang sebentar lagi akan tiba dan ini salah satu penghambat dalam pengerjaan proyek di Anambas,” jelasnya. (sya)

Loading...