ilustrasi

batampos.co.id – PT Adhya Tirta Batam (ATB) melakukan perawatan secara berkala pada Instalasi Pengolahan Air (IPA). Pelanggan yang mendapatkan suplai air bersih dari IPA Mukakuning akan terdampak sementara waktu atau selama pengerjaan berlangsung. Suplai air akan mengecil dan menjadi tidak mengalir atau mati total, selama pengerjaan.

Beberapa wilayah lainnya yang terkena dampak suplai air tidak mengalir, yakni

  • Taman Lestari Area,
  • Rindang Vilage area MKPI,
  • Mutiara Indah,
  • Dapur 12,
  • Abadi Jaya dan sekitarnya,
  • Medio, Laguna,
  • Buana Impian dan daerah sekitarnya.

Head of Corporate Secretary ATB Maria Y Jacobus mengatakan, guna menjaga produksi air bersih dapat berjalan dengan baik, IPA Mukakuning akan dilakukan perawatan. Perawatan akan dilakukan di area clear well. Pelanggan yangmendapat suplai dari IPA Mukakuning akan berdampak sementara waktu. “Pelanggan yang terdampak dari pekerjaan perawatan IPA Mukakuning mulai dari pelanggan yang berada di area Mukakuning dan sekitarnya,” ujar Maria.

Maria menambahkan, pekerjaan tersebut secara rutin dilakukan oleh tim Produksi ATB. Lima IPA yang di kelola ATB mulai dari IPA Duriangkang, IPA Mukakuning, IPA Sei Ladi, IPA Sei Harapan dan IPA Nongsa selalu mendapatkan perawatan dengan baik.

“Setiap enam bulan sekali kamik rutin melakukan perawatan di seluruh IPA yang ada. Hal ini bertujuan agar kualitas produksi air kepada pelanggan bisa selalu terjaga,” harap Maria.

Sesuai jadwal pekerjaan yang telah ditentukan, perawatan akan dilakukan pada hari Selasa tanggal 17 Juli ini. Yang akan dimulai pada pukul 08.00 sampai 16.00 WIB. Normalnya pompa distribusi yang tersedia sebanyak empat unit akan dikurangi menjadi tiga unit pompa. Termasuk flow distribusi IPA Mukakuning dari jumlah normal 550 liter per detik menjadi 470 liter per detik.

“Selama pekerjaan berlangsung suplai air yang di produksi akan berkurang sebanyak 15 persen, atau 80 liter per detik dari produksi normal. Kita berharap pekerjaan bisa selesai tepat waktu, agar suplai bisa mengalir kembali ke pelanggan,” ujar Maria.

Suplai air kepada pelanggan akan sedikit terganggu saat awal pekerjaan. Air akan keruh sementara waktu, dikarenakan adanya pengurangan air di area clear well sampai batas aman secara hidrolis.

“Pada awal pekerjaan ada kemungkinan air akan sedikit keruh atau kotor di tempat pelanggan. Namun, kondisi tersebut tidak berlangsung lama. Air akan kembali normal,” tutup Maria.

Diharapkan kepada pelanggan yang wilayahnya mendapat suplai air dari IPA Mukakuning, dapat mempersiapkan tampungan air sesuai keperluan selama suplai terganggu. (rng)