batampos.co.id – Istilah daerah pemilihan (dapil) panas atau dapil neraka sepertinya tidak akan terjadi dalam Pemilu Legislatif (pileg) 2019 di Batam. Sebab semua tokoh politik dan pengurus inti partai politik yang maju jadi caleg tersebar di seluruh dapil yang ada.
Misalnya, Partai Golkar. Ketuanya, Ruslan Ali Wasyim, maju dari dapil III yang meliputi Seibeduk, Nongsa, Bulang, dan Galang. Sementara Ketua DPC Gerindra Batam Iman Sutiawan mencalonkan diri dari dapil VI Sekupang-Belakangpadang, Ketua DPC Hanura Iwan Krisnawan lewat dapil I Batam Kota-Lubuk Baja.
Kemudian Ketua DPC PKB Batam Jefri Simanjuntak tetap maju lewat dapil IV Sagulung. Sementara ketua DPC PDI Perjuangan Jamsir tidak mencalonkan diri.
Ketua DPC Hanura Kota Batam, Iwan Krisnawan, mengatakan peta kekuatan untuk semua dapil dalam pencalegan tahun 2019 berimbang. Dan menurutnya, tidak ada dapil yang berat dan dapil yang ringan. Semua posisinya sama. Sama-sama butuh perjuangan dan strategi untuk mendapatkan hati rakyat.
“Saya dulu di dapil Sekupang-Batuaji. Tapi untuk tahun ini saya pindah ke dapil Batam Kota-Lubuk Baja. Bagi saya semua dapil sama,” katanya.
Menurut Iwan, Hanura menargetkan calegnya menjadi pimpinan DPRD Kota Batam periode 2019-2024. Tentunya semua dapil harus ada perwakilan Hanura. Di mana semua anggota DPRD aktif dari Fraksi Hanura tetap maju. Meski dua orang di antaranya, yakni Uba Ingan Sigalingging dan Muhammad Musofa akan bertarung di level DPRD Kepri.
“Tetapi kalau yang lainya seperti Pak Bustamin dan Pak Bobi tetap di dapil masing-masing. Tidak ada perubahan,” katanya.
Selain Hanura, anggota DPRD Kota Batam yang aktif saat ini dari PDI Perjuangan juga masih mencalonkan diri untuk DPRD Kota Batam. Dapilnya pun tidak ada yang berubah.
“Jadi menurut saya semua merata sekarang ini. Tidak ada yang berat. Semua dapil sama. Dan ini harus tetap kita menangkan. Kita tetap optimis menjadi pemenang,” kata Jamsir, Ketua DPC PDI Perjuangan Batam, kemarin.
Dari Partai Gerindra pun sama. Semua incumbent tetap maju dari dapil masing-masing. Tetapi Nyanyang Haris Pratamura, yang kini menjabat sebagai ketua Komisi III DPRD Kota Batam, akan maju ke DPRD Provinsi. “Hanya Pak Nyanyang yang ke Provinsi,” kata anggota DPRD Kota Batam dari Gerindra, Werton Panggabean.
Menurut Werton, dalam perang caleg, semua kandidat dan semua partai berkesempatan untuk memenangkan kontestasi. Tinggal bagaimana cara dari calon untuk mendapatkan simpati dari warga.
“Kalau menurut saya, semua dapil tidak ada yang ringan dan tidak ada yang berat. Semua sama saja. Semua punya kesempatan,” katanya.

Demikian halnya dengan partai baru, menurutnya, peluangnya sama dengan partai partai besar yang sudah menempatkan wakilnya di DPRD. “Mau dia pemain baru atau partai baru, semua sama. Jadi harus tetap berjuang keras,” katanya.
Hendra Asman, bendahara DPD Golkar Kota Batam juga mengakui bahwa saat ini semua partai sedang sibuk untuk memenangkan Pemilu. Berbagai cara dilakukan untuk menempatkan kadernya di setiap dapil.
“Kalau saya bilang tidak ada yang berat, semua dapil sama. Semua peluangnya sama,” katanya.
Sementara Sekretaris Perindo Kota Batam Tonny Siahaan mengatakan, sebagai partai baru Perindo optimistis akan mendapat tempat di hati rakyat. Menurutnya, semua calon baik dari partai lama dan partai baru mempunyai posisi dan kesempatan yang sama.
“Mau siapa pun itu, partai apapun dan dari dapil manapun semua punya kesempatan yang sama. Kalau masalah incumbent tidak terlalu kita pikirkan,” katanya.
*Empat Partai Kekurangan Caleg
Sementara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batam telah menerima 720 berkas bakal calon legislatif (bacaleg) hingga pendaftaran ditutup pada Selasa (17/7) malam.
Komisioner Divisi Teknis, KPU Batam, Zaki Setiawan, mengatakan berkas bacaleg saat ini tengah diverifikasi untuk mengecek kelengkapan bekas pencalonan mereka. “Proses verifikasi akan selesai hari ini (kemarin, red),” kata dia, Rabu (18/7).
Hasil verifikasi ini akan dilaporkan kepada masing-masing partai politik pada 19-21 Juli. Jika selama proses verifikasi ditemukan berkas yang tidak lengkap dari masing-masing bacaleg, maka KPU memberikan waktu perbaikan pada 22-23 Juli mendatang. Saat ini pihaknya masih bekerja untuk menyelesaikan verifikasi berkas bacaleg. Karena bacaleg mendaftar di menit-menit akhir sehingga prses verifikasi harus diselesaikan dengan cepat sebelum batas waktu ditentukan berakhir.
“Kami kebut, karena berkas masuk baru semalam. Jadi ada 720 berkas yang kami verifikasi dalam waktu singkat ini,” lanjut mantan wartawan ini.
Ia menyebutkan tidak semua parpol mengajukan bacaleg dalam jumlah makasimal. Ada empat parpol yang mengajukan bacaleg mereka tak sampai 100 kuota atau 50 orang. Yakni PSI 40 orang, Partai Garuda 16 orang, PKPI 30, dan PBB 34 bacaleg. Sedangakn 12 parpol lainnya mengajukan masing-masing 50 bacaleg untuk bekompetisi di pemilu legislatif (Pileg) 2019 mendatang.
Untuk PKPI, ada dua dapil yakni dapil I dan II yang sama sekali tidak ada bacalegnya. Sementara untuk dapil II, IV, V, dan VI PKPI penuh.
Sementara PBB hanya ada dua dapil yang penuh yakni dapil II dan dapil VI. Sementara dapil satu hanya tujuh bacaleg dari 12 kursi yang diperebutkan, dapil III hanya tujuh bacaleg dari delapan kursi, dapil empat hanya tiga bacaleg dari sembilan kursi dan dapil lima hanya dua bacaleg dari enam kursi.
Untuk Partai Solidaritas Indonesia (PSI), hanya dapil II yang terisi penuh. Sementara dapil lainnya kekurangan bacaleg. Dapil I hanya sembilan bacaleg dari 12 kursi, dapil III ada lima bacaleg dari delapan kursi, dapil IV ada delapan bacaleg dari sembilan kursi, dapil V diisi lima bacaleg dari enam kursi dan dapil VI ada lima bacaleg dari tujuh kursi.
Sementara partai Garuda di semua dapil kekurangan bacaleg. Bahkan di dapil VI sama sekali tidak ada calon. Di dapil I hanya ada enam bacaleg dari 12, dapil II hanya ada tiga bacaleg dari delapan kursi, dapil III hanya ada tiga bacaleg dari delapan kursi, dapil IV ada dua bacaleg dari sembilan kursi, dan dapil V hanya ada dua bacaleg dari enam kursi.
Ketua DPC PKPI Batam Jurado Siburian mengatakan, setelah sempat menarik berkas dari KPU karena baru satu dapil yang terisi, akhirnya PKPI berhasil mengumpulkan 30 bacaleg untuk empat dapil.
“Kendalannya karena kami partai baru, jadi kesulitan mencari bacaleg,” sebutnya.
Sementara Sekretaris DPC PAN Batam Edward Brando mengatakan PAN, berhasil mengajukan 50 bacaleg dengan keterwakilan perempuan mencapai 38 persen.
“Alhamdulillah, bacaleg kita maksimal. Berkas diterima KPU dan dinyatakan lengkap. Semoga PAN bisa meraih suara rakyat di pemilihan mendatang,” tambahnya. (ian/yui)
