Acara diskusi dan penekenan kerja sama Sanimas dan TPS 3R di Bali, kemarin. Tanjungpinang jadi salah satu kota yang terpilih melaksanakan program nasional tersebut. F. Humas Pemko Tanjungpinang untuk batampos.co.id

batampos.co.id – Sanitasi maksimal yang dapat dinikmati masyarakat secara luas masih menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang dalam kerja pembangunan ke depannya. Ke-tersediaan sanitasi yang baik, juga jadi indikator kesejahteraan masyarakat.

Pemko Tanjungpinang melalui Sekretaris Daerah, Riono telah meneken kerja sama infrastruktur berbasis masyarakat dengan pemerintah pusat. Riono menjelaskan, sanitasi berbasis masyarakat (Sanimas) dan tempat pembuangan sampah sementara (TPS) Reduce, Reuse dan Recycle (3R) di daerah juga masih mendapat perhatian dari pemerintah pusat.

“Sanitasi dan persampahan merupakan masalah mendesak yang perlu segera diatasi. Berbagai penyakit dapat terjadi juga akibat dampak buruk sanitasi dan pengelolaan persampahan yang buruk,” kata Riono.

Riono sangat berharap program Sanimas dan TPS 3R berlangsung dengan baik di Tanjungpinang. ”Saya berharap agar masyarakat juga saling mendukung dan memanfaatkan fasilitas yang tersedia yang semata-mata untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Riono.

Adapun untuk di Tanjungpinang, program Sanimas akan dikonsentrasikan di kelurahan, yakni di Kampung Bugis melalui dana APBN 2018. Sedangkan TPS 3R akan dilaksanakan di Kelurahan Tanjungunggat pada tahun depan.(aya)