Para korban kebakaran ruli RT 003 RW 028 Beverly Belian Batamkota saat memilih pakaian yang layak pakai bantuan dari para donatur, Minggu (15/7). Ratusan warga yang rumahnya terbakar ini, untuk sementara akan ditampung di tenda-tenda darurat yang didirikan di halaman kantor bersama. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Lukita Dinarsyah Tuwo memastikan akan mencari lahan untuk keperluan relokasi permanen korban kebakaran Ruli Beverly, Batam Kota. Bahkan, mantan Sesmenko Perekonomian tersebut sudah membicarakan hal ini dengan Wali Kota Batam Muhammad Rudi.

“Segera kami sudah rencanakan tempatnya, nanti biar pak wali sampaikan ke masyarakat. Yang penting kami (BP Batam) siap untuk memebrikan lahan yang diperlukan,” ucap dia di Kantor BP Batam, Kamis (19/7).

Ia menyebutkan, pihaknya akan langsung mengecek terkait lahan-lahan tersebut ke lapangan, setelahnya akan ditentukan lokasi mana yang akan dipilih.

“Kami akan cari, dari sisi tempat memang ada pilihan. Dimananya, belum bisa saya sampaikan,” kata dia.

Di lokasi yang sama, Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan, jika lokasi relokasi permanen untuk para korban telah ditentukan. Relokasi akan segera dilakukan. Pemko Batam berjanji akan mengurus sejumlah keperluan seperti pemindahan tempat sekolah anak-anak korban hingga pembuatan dokumen pendudukan, pengganti dokumen yang terbakar.

“Kalau tanah BP sudah kasih lahannya, dimanapun. Maaf kalau tanah di pusat kota, saya tak bermasuk mendahului pak Lukita, sulit ini,” ucap dia

Menurutnya, yang terpenting ke depan adalah, warga pasca relokasi tak perlu lagi takut digusur baik oleh Satpol PP Batam maupun Direktorat Pengamanan (Ditpam) BP Batam karena sudah menempati lahan hak para warga sendiri.

“Pak Lukita sudah OK, kami minta lahan untuk 197 KK korban kebakaran. Maka terima kasih banyak, penduduk juga harusnya berterima kasih,” imbuhnya.

Sembari menunggu proses penyediaan lahan relokasi permamen oleh BP Batam, Pemko Batam telah mendapati relokasi sementara di salah satu gudang di belakang Bank BNI Batamkota di Seipanas.

“Diberikan sama pemiliknya sampai tiga bulan, alhamdulillah. Sebenarnya ada kesediaan yang mau bantu di 10 titik di ruko-ruko, tapi kalau sana muat nanti akan ditampung saja sana,” ungkapnya.

Setelah dari BP Batam, Rudi langsung menyambangi korban kebakaran di posko penampungan di area Gedung Bersama Pemko Batam. Kepada warga, Rudi menyampaikan kesepakatan dengan BP Batam terkait relokasi. Tak hanya itu, ia juga menyampaikan rencana relokasi sementara.

“Kalau yang bekas kebakaran ini tak bisa, sudah untuk perkantoran. Kaveling akan disiapkan, tapi tak bisa di sekitar pusat kota, bisa saja mungkin Nongsa atau Seibeduk,” kata Rudi, disambut tepuk tangan warga.

Di depan warga pula, ia memerintahkan langsung Sekretarsi Dinas Sosial Leo Putra untuk mengecek tempat relokasi sementara. Ia meminta Dinsos memastikan segala keperluan warga.

“Kalau sudah survei, inshaa allah kita bergeser ke relokasi sementara itu Sabtu ini,” kata Rudi.

Dalam kesempatan tersebut, Rudi mengatakan akan mengusahakan agar kaveling warga kelak akan diurus sertifikatnya.

“Ini belum janjinya, nanti ditagih terus pula saya. Diusahakan, ini ada Ketua DPRD Nuryanto, kalau DPRD dan Pemko ngomong, mudah-mudahan ke arah sanalah,” sebut Rudi. (iza)