batampos.co.id – Siu Hun alias A Meng, 40, warga Kompleks Telaga Mas, Kelurahan Sei Lakam Barat, Kecamatan Karimun, tewas kesetrum listrik saat memperbaiki pipa air di atas ru­mahnya, Rabu (18/7) sore. Jasad korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan.

Kasat Reskrim Polres Karimun AKP Lulik Febyantaramengatakan, kejadian tersebut diketahui istri korban, Mei Hing. “Isterinya keluar dari rumah dan melihat suaminya pingsan. Melihat kejadian itu, Mei Hing panik dan menghubungi abang korban,” ujar Lulik kepada Batam Pos, Kamis (19/7).

Abang korban sempat melakukan percobaan penyelematan dengan menekan dada korban. Namun nyawanya tidak tertolong. Tidak lama kemudian, anggota Polres Karimun tiba di rumah korban dan membawanya ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan.

“Hasil pemeriksaan dinyatakan korban telah meninggal dunia yang diduga penyebabnya karena tersengat aliran listrik. Aliran listrik tersebut diduga berasal dari kabel listrik panjang yang ada di atas rumah korban,” katanya.

Atas kejadian itu Lulik mengimbau masyarakat selalu berhati-hati ketika sedang memperbaiki peralatan rumah atau peralatan lektronik. “Sehingga dapat terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan,’’ paparnya.

Salah seorang tetangga korban, Yudi menyebutkan ketika dia hendak salat di masjid ia melihat korban di atas rumahnya sedang memperbaiki pipa saluran air di atas rumahnya. “Begitu juga setelah selesai salat dan melewati rumahnya juga masih melihat korban ada di atas atap,” katanya

Namun tidak lama kemudian ia melihat warga berkerumun di rumah korban. “Ternyata Ameng terkena aliran listrik. Saya naik ke atas dengan membawa kain dan bersama kawan-kawan lain menurunkan korban,’’ paparnya.(san)