
batampos.co.id – Saat ini anak-anak banyak dikenalkan dengan tokoh fiktif yang dijadikan idola. Padahal banyak tokoh nyata dalam islam yang bisa dijadikan idola, yang bisa jadi teladan dan motivasi yang harusnya dikenalkan orang tua sejak dini pada anak-anak mereka.
Siapa tokoh yang harus jadi teladan dan idola tersebut ? Dialah Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya. Masa inilah yang disebut dengan Generasi Emas Islam yang tokoh-tokohnya harus dijadikan rujukan dan contoh umat islam saat ini, hal ini disampaikan Ustaz Khalid Basalamah dalam Tablig Akbar di Masjid Sukajadi, Jumat (20/7).
Dihadapan ribuan jamaah yang hadir di hari pertama Tablig Akbar ini, ustaz Khalid menjelaskan, yang disebut sahabat nabi itu, adalah orang yang berjumpa dengan Nabi shallallahu’alaihi wa sallam dalam keadaan muslim, meninggal dalam keadaan Islam. Diantara mereka adalah Abu Bakar As-Sidiq, Umar bin Khatab, Ustman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, mereka adalah sahabat utama Rasulullah dalam menyebarkan agama Islam, dan selain mereka masih banyak sahabat nabi lainnya yang mempunyai peranan sangat penting dalam perkembangan islam.
Para sahabat ini memiliki peranan yang sangat besar membantu dan mendampingi Nabi Muhhamad Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam menyampaikan Islam di tengah-tengah masyarakat Quraisy yang saat itu masih banyak melakukan kesyirikan. Para sahabat ini tidak hanya menyatakan keimanan mereka secara lisan saja, tapi juga membuktikan dengan mengorbankan harta benda dan hidup mereka untuk agama ini.
”Kalau dibandingkan seluruh umat islam yang ada saat ini, tidaklah bisa menyamakan iman yang dimiliki dari seorang sahabat tersebut,” ujar Khalid menjelaskan.
Karena itu Lanjut Khalid, ia menegaskan sangatlah tidak pantas jika ada orang-orang menghina para sahabat nabi, karena itu sama saja dengan menghina Rasulullah, dan menghina Rasulullah sama dengan menghina Allah Ta’ala.
Banyak dalil dalam alquran yang menjelaskan keutamaan para sahabat, diantaranya yakni, Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Muhammad adalah utusan Allah beserta orang-orang yang bersamanya adalah bersikap keras kepada orang-orang kafir dan saling menyayangi sesama mereka. Engkau lihat mereka itu ruku’ dan sujud senantiasa mengharapkan karunia dari Allah dan keridhaan-Nya.” (QS. Al Fath). Selain itu juga dijelaskan pada surat Al Hasyr : 8-9.
Kemudian Allah Ta’ala juga berfirman (yang artinya), “Sungguh Allah telah ridha kepada orang-orang yang beriman (para sahabat Nabi) ketika mereka berjanji setia kepadamu di bawah pohon (Bai’atu Ridwan). Allah mengetahui apa yang ada di dalam hati mereka. Kemudian Allah menurunkan ketenangan kepada mereka dan membalas mereka dengan kemenangan yang dekat.” (QS. Al Fath : 18)
Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Dan orang-orang yang terlebih dulu (berjasa kepada Islam) dari kalangan Muhajirin dan Anshar serta orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, maka Allah telah ridha kepada mereka dan mereka pun ridha mepada Allah. dan Allah telah mempersiapkan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang sangat besar.” (QS. At Taubah : 100)
Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Pada hari dimana Allah tidak akan menghinakan Nabi dan orang-orang yang beriman bersamanya. Cahaya mereka bersinar di hadapan dan di sebelah kanan mereka.” (QS. At Tahrim: 8).
Selain dijelaskan dalam Alquran, juga ada dalil-dalil dari As Sunnah tentang keutamaan para Sahabat dan dalil Ijma’ tentang keutamaan para Sahabat. “Begitu banyak diterangkan keutamaan kita sebagai umat untuk meneladani sahabat Rasulullah ini, jadi sebagai umat Islam, selain meneladani Rasulullah kita juga harus meneladani dan menjaga kehormatan para sahabat yang berjuang di jalan Allah Ta ala,” tegas Khalid.
Tabliq Akbar yang diselenggaran oleh pengurus Masjid Sukajadi Batam ini, berlangsung dalam tiga pertemuan. Bagi masyarakat Batam yang tidak sempat hadir pada pertemuan pertama, masih ada Tabliq Akbar, malam ini Sabtu (21/7) selesai waktu salat isya dan Minggu (22/7) pukul 08.30 WIB. (dew)
