Iklan
Petugas kantor Pos Batamcenter sedang merapihkan paket barang.
F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Ketika bisnis kirim surat digantikan perangkat digital, kirim barang menggeliat.

Iklan

Kepadatan aktivitas perusahaan ekspedisi dalam beberapa waktu belakangan.

Kepadatan aktivitas tersebut berujung pada tersendatnya alur pengiriman barang, yang bisa tertunda sampai dua Kali lebih lama dibandingkan waktu normal.

Pos Indonesia adalah satu dari beberapa perusahaan ekspedisi di Batam yang mengalami lebih-beban.

Wakil Manajer Bidang Operasi Pos Indonesia cabang Batam, Muhammad Rusdi mengatakan bahwa kondisi overload ini sudah berlangsung cukup lama.

Overload mulai dirasakan sejak setelah lebaran dan mencapai puncaknya menjelang berakhirnya libur sekolah.

Lanjut Rusdi, pengiriman barang, baik yang keluar maupun yang masuk ke Batam mengalami penundaan ini, disiasati dengan berbagai cara, walaupun hal tersebut menyebabkan pembengkakan biaya pengiriman.

Upaya Pos Indonesia mengirim barang dengan memanfaatkan penerbangan, terkadang tertahan dengan jadwal pesawat yang tidak bisa setiap kali mengikutsertakan titipan masyarakat.

“Kami upayakan setiap hari mengirim barang, namun karena memang jumlah barang sekarang lagi tinggi, tetap tidak mengurangi overload,” kata Rusdi ketika ditemui di Kantor Pos Batam, Batam Centre, Batam pada Jumat (20/7).

Selain jumlah barang yang memang sedang banyak-banyaknya, Rusdi juga mengatakan faktor jadwal pesawat yang menjadi jembatan antara batam dengan daerah lain dan sebaliknya, juga menjadi faktor yang cukup berpengaruh pada penumpukan barang ini.

Kalau sudah begitu, Rusdi mengaku menyiapkan rencana lain dengan mengirim barang melalui rute berbeda sebelum akhirnya dikirim ke kota tujuan.

“Kami memanfaatkan semua penerbangan, terkoneksi dengan segala cara, walaupun efeknya jadi besar pengeluaran kami,” lanjutnya.

Selain itu, penambahan jumlah pegawai juga menjadi alternatif Pos Indonesia untuk mengurangi overload. Dengan begitu upaya mempercepat pengiriman barang bisa terlaksana, walaupun jadwal penerbangan tetap memiliki peran penting dalam upaya mengurangi penumpukan barang.

Kondisi ini juga mulai dikeluhkan masyarakat yang memanfaatkan jasa pengiriman barang. Umumnya masyarakat mengeluhkan dan mempertanyakan masalah waktu pengiriman barang yang mengalami penundaan. Namun keluhan tersebut masih dalam tahap wajar dan masyarakat juga bisa menerima alasan yang diberikan.

(bbi/JPC)