Senin, 23 Februari 2026

Pembunuh Janda Cantik Dikenal Baik tapi Temperamen

Berita Terkait

Rumah Nasrun di Jalan Ganet, Tanjungpinang yang terlihat tutup dan sepi. F. Yusnadi/batampos.co.id

batampos.co.id – Nasrun, pembunuh janda cantik beranak satu, Supartini alias Tini, Yang tinggal di Perumahan Bintan Permata Indah, Jalan Ganet Tanjungpinang, dikenal baik dan tidak pernah bermasalah dengan warga di perumahan.

Sebagian warga mengaku, Nasrun merupakan sosok yang cukup ramah dan baik. Di lingkungannya, Nasrun juga sering menyapa warga, cukup aktif bersosialisasi, dan sering menyediakan fasilitas jika ada kegiatan atau pun acara yang digelar warga.

”Kami sangat terkejut mendengar dia pelaku pembunuhan, tidak ada yang menyangka,” kata Ketua RT setempat, Joko, Minggu (21/7). Nasrun, kata Joko, merupakan orang yang dituakan di lingkungan perumahan. Menurutnya, Nasrun cukup sering berkumpul bersama warga saat gotong royong dan musyawarah. ”Kadang kami musyawarah di rumahnya,” kata Joko.

Namun, lanjut Joko, jika di lingkungan tempat kerja, dirinya tidak begitu paham bagaimana sosok Nasrun. Warga, menurut Joko, juga tidak pernah mengetahui aktivitas kerja Nasrun di luar perumahan.  ”Ya kalau di tempat kerjanya kami tak tau, kalau sama tetangga bagus-bagus saja,” ujarnya.

Jika ingin mengetahui sosok Nasrun, Joko menyarankan untuk menanyakan langsung kepada keluarganya yakni istri Nasrun. ”Coba langsung ke rumahnya saja,” katanya.

Warga setempat lainnya mengatakan hal yang sama, Nasrun merupakan sosok yang ramah dan cukup sering berkumpul bersama warga. ”Dia baik, perlente tapi agak temperamen orangnya,” kata seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya.

Selain itu, sepengetahuan warga, Nasrun juga merupakan mantan dosen di Padang, namun sudah hampir 10 tahun belakangan ini menetap di perumahan tersebut. ”Dulu infonya, dia dan istrinya dosen,” katanya.

Mengenai Nasrun yang beristri dua, warga mengatakan pernah mendengar informasi tersebut. ”Enggak tahu juga (benar atau tidaknya), tapi ada yang bilang seperti itu,” ujarnya.

Pengakuan Nasrun yang beralibi bahwa korban minta dibunuh, dinilai warga tidak masuk akal. Menurut tetangganya Nasrun kemungkinan malu sama keluarganya jika aibnya terbongkar. ”Mungkin dia khilaf, tapi mau bagaimana lagi, dia harus menanggung akibat perbuatannya,” ujarnya.

Pantauan di rumah pelaku, tampak suasana rumah terlihat sepi. Pintu pagar dan pintu rumah serta jendela tertutup rapat. (odi)

Update