Selasa, 5 Mei 2026

Jelang Bulan Jatuh Tempo, PBB P2 Baru 25 persen

Berita Terkait

Sejumlah warga antri saat melakukan pembayaran Pajak Bumi dan bangunan (PBB) di pusat perbelanjaan Kepri Mall, Minggu (22/7).Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Batam membuka layanan pembayaran pajak di Mall pada hari Sabtu dan Minggu. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Tertanggal 22 Juli 2018, capaian Pajak Bumi Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) baru Rp 39,9 miliar. Capaian ini terbilang sedikit jika merujuk pada target tahun 2018 sebesar Rp 158 miliar.

Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Batam Raja Azmansyah mengaku capaian tersebut masih sedikit. Tetapi, berdasarkan pengalaman masyarakat akan ramai melakukan pembayaran pada bulan Juli dan Agustus menjelang jatuh tempo pembayaran pajak tersebut.

“Biasanya naiknya pendapatan Juli dan Agustus. Masih ada waktu sekitar 50 hari lagi sebelum jatuh tempo,” kata dia, Minggu (22/7).

Ia mengatakan, target 158 miliar sejatinya target tahunan hingga Desember mendatang. Lagipula target tersebut termasuk piutang PBB sekitar Rp 35 miliar, artinya target pungutan pokok sekitar 130 miliar.

“Minggu pertama dan kedua agustus biasanya ramai,” sebut dia.

Menurutnya, kini yang bisa pihaknya lakukan adalah mengimbau masyarakat untuk tepat waktu membayar sebelum jatuh tempo 31 Agustus mendatang. Jika tidak akan menganggun denda sebesar 2 persen per bulan.

“Di Kepri Mall dan BCS kami sudah buka konter pembayaran PBB,” ucapnya.

Di dua mall ini, konter dibuka pada Sabtu dan Minggu dari tanggal 21 Juli hingga 26 Agustus 2018 mendatang, dengan waktu disesuiakan dengan jam buka tutup mal.

Selain di dua mall ini, pihaknya akan membuka layanan pembayaran PBB di empat pusat pembelanjaan dan pasar yang lain. Dengan hari pembukaan Senin hingga Kamis dari tanggal 16 Juli hingga 30 agustus 2018 mendatang. Ada empat lokasi yakni Pasar penuin, SP Plaza, Pasar Tiban Center dan PAsar Mitra Raya dari pukul 09.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB.

“Kami sengaja pilih pasar dan pusat pemebalnjaan, karean kalau ke pasar dan belanja bisa sekalian bayar PBB,” kata dia. (iza)

Update