Kelompok Tani Pelita Jaya Desa Berindat, Kecamatan Singkep Pesisir menyemai ribuan bibit tanaman lokal untuk mengikuti program Kebun Bibit Rakyat (KBR), Senin (23/7). F. Wijaya Satria/batampos.co.id

batampos.co.id – Sejumlah anggota Kelompok Tani Pelita Jaya Desa Berindat, Kecamatan Singkep Pesisir menyemai ribuan bibit tanaman lokal untuk mengikuti program Kebun Bibit Rakyat (KBR) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada tahun ini.

Program KBR ini ditujukan untuk memanfaatkan tanaman lokal. “Ada lima jenis tanaman yang kami semai, pinang, sungkai, cempedak, durian, dan jengkol.
Semua tanaman kami dapat dari lokal,” ujar ketua Kelompok Tani Pelita Jaya, Syamsul Hilal di lokasi penyemaian di Dusun II, Desa Berindat, Senin (23/7) pagi.

Syamsul menambahkan, kelompak tani yang dipimpinnya adalah satu-satunya kelompok di Desa Berindat yang mendapat program KBR dari KLHK. Karena, setiap desa hanya satu kelompok tani yang mendapat program KBR tersebut. Di lokasi penyemaian, anggota Kelompok Tani Pelita Jaya mengerjakan tugas mereka masing-masing.

Sejumlah ibu rumah tangga mengisi polybag dengan tanah humus. Sedangkan sejumlah pria, menaburkan pupuk ke dalam polibek yang telah berisikan tanah humus tersebut.
Menurut Syamsul, pekerjaan atau program KBR ini terus mendapat perhatian khusus.

Pasalnya, pengawas program dari provinsi terus men­dam­pingi serta meninjau kemajuan program KBR di Desa Berindat ini sejak penyemaian hingga penanaman bibit nantinya.
Kelompok Tani Pelita Jaya nantinya akan menanam seluruh bibit tanaman lokal yang telah tumbuh di lahan yang telah disediakan desa, seluas 20 hektare.

Lahan tersebut juga berstatus kritis sehingga program KBR tersebut sukses untuk menyelamatkan lahan keritis. “Kelompok ini menyiapkan bibit lokal hingga siap tanam. Sehingga bibit yang ada ini dapat membantu lahan kritis menjadi lebih baik,” kata Syamsul.(wsa)