Anak-anak korban kebakaran Ruli Beverly, Batamcentre mengais sisa kebakaran, Sabtu (21/7). Anak-anak ini mencari barang bekas yang bisa dijual. Salah satunya paku, besi untuk tambahan uang sekolah. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Sumbangan dalam bentuk uang tunai dari masyarakat dan berbagai pihak untuk korban kebakaran eks warga Ruli Beverly mencapai Rp 301 juta. Uang tersebut dibagi rata pada korban dengan masing-masing jiwa sebesar Rp 550 ribu perjiwa.

“Ini (pembagian) sudah melalui musyawarah dan kesepakatan para korban,” kata Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, Hasyimah di Kantor Wali Kota Senin (23/7).

Ia menyampaikan, pembagian ini dilakukan sebelum pelaksanaan relokasi dari posko sebelumnya di Komplek Gedung Bersama Pemko Batam ke Ruko Central Aladin Belian Batamkota.

Ia mengungkapkan, tidak semua warga pindah ke relokasi sementara. Sebagian besar mereka memilih tinggal di tempat keluarga hingga menyewa kontrakan dan kos. Dari total 556 jiwa yang menjadi korban kebakaran di RT 03 RW 28 Kelurahan Belian Kecamatan Batam Kota, Sabtu (14/7) lalu ini. Hanya 93 orang yang masuk ke Ruko Aladin

“Mereka lebih memilih tidak di posko,” terangnya.

Hal serupa disampaikan oleh ketua Posko Anima. Menurut wanita yang juga ketua RT 03 RW 28 ini, mencari tempat tinggal sementara sembari menunggu kepastian kaveling dari Badan Pengusahaan (BP) Batam. “Cari kos di luar (posko, red) enggak apa-apa. Yang penting tetap lapor,” kata Anima.

Ia mengaku bantuan dari dermawan terus mengalir terutama soal makanan. Mewakili para korban, pihaknya menyampikan terima kasih atas perhatian semua pihak. “Kami butuh triplek dan (kayu palet) kalau ada. Buat pintu belakang karean rusak, dan palet untuk tutupi parit yang tinggi takutnya bahaya untuk anak-anak,” katanya.

Sebelumnya, Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo, menyampaikan, pihaknya mengecek ketersediaan lahan yang diperuntukkan bagi korbanditentukan lokasi mana yang akan dipilih.

“Kami akan cari, dari sisi tempat memang ada pilihan. Dimananya, belum bisa saya sampaikan,” kata dia. (iza)