batampos.co.id – Warga Tanjungpinang diimbau tetap waspada dan siaga dari persebaran nyamuk aedes aegyptie yang menjadi pembawa virus yang menyebabkan penyakit demam berdarah dengue (DBD). Pasalnya, Juli ini tercatat ada 29 warga Tanjungpinang terserang DBD yang tersebar merata di seluruh kelurahan yang ada.

Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang Rustam mengimbau agar warga lebih peduli terhadap kebersihan lingku-ngan di sekitar tempat tinggalnya masing-masing.

“Perhatikan genangan air yang ada di sekitar rumah. Termasuk juga alas vas bunga, buangan air dispenser, bawah kulkas, kaleng atau botol plastik dan ban bekas yang bertakung air, pastikan dibersihkan,” imbaunya, kemarin.

Sekurang-kurangnya, kata dia, dalam seminggu sekali setiap keluarga memantau pada bak-bak air, drum penampungan air, kolam-kolam yang lantainya semen atau keramik, talang air yang bertakung, pastikan agar dapat dikuras dan dibersihkan atau diberikan bubuk abate.

“Untuk keperluan penaburan bubuk abate, bahannya bisa diminta ke puskesmas setempat. Atau bisa sendiri-sendiri atau kolektif melalui RT dan RW,” terangnya.

Sementara itu, berkenaan dengan lokasi persebaran kasus DBD di Tanjungpinang, Rustam menyebutkan, Kelurahan Pinang Kencana 7 kasus, Melayu Kota Piring 6 kasus, Batu Sembilan 4 kasus, Air Raja 3 kasus, dan Kampung Bulang 2 kasus.

“Sedangkan 7 kelurahan lainnya masing masing 1 kasus yaitu Tanjungpinang Barat, Kamboja, Kampung Baru, Bukit Cermin, Tanjungunggat, Sei Jang dan Tanjung Ayun Sakti,” pungkasnya. (aya)