ilustrasi pembuatan kapal. F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Dinas Perikanan (Diskan) Batam kembali menyerahakan bantuan berupa alat tangkap hingga kapal untuk nelayan yang beroperasi di Batam. Tahun ini kapal yang akan diserahkan kepada nelayan merupakan buatan Karimun.

“Prosesnya sudah 60 persen. Kemarin yang menang lelang pengerjaan kapal orang Karimun,” kata dia, Selasa (24/7/2018).

Jika tidak ada kendala, penyerahan bantuan kepada nelayan ini akan diserahkan September mendatang. Dana bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) murni ini digunakan untuk pengadaan 28 boat pancung, mesin tempel 20 PK 28 unit, alat tangkap ikan, hingga mesin ketinting 10 unit, dan bibit ikan kerapu sekitar 5.479 ekor.

“Bantuan ini yang akan kami serahkan nantinya,” sebutnya.

Husnaini menjelaskan dari tahun ke tahun bantuan nelayan ini diberikan kepada warga yang ada di pesisir yang mayoritas dari mereka merupakan nelayan. Untuk perkotaan, pihaknya hanya membantu nelayan yang ada di daerah Bengkong.

“Kan setiap musrembang mereka selalu memberikan masukan. Hingga saat ini baru bengkong yang mengusulkan minta bantuan,” ujarnya.

Daerah penerima bantuan yakin Belakangpadang, Bulang hingga Galang. Saat ini jumlah nelayan yang ada di Batam mencapai 14.500 jiwa. Untuk pemberdayaan, enam ribu nelayan sudah tergabung dalam kelompok usaha bersama (KUB). Usaha ini membuat nelayan harus mengelola keuangan mereka dan berusaha melengkapi peralatan dengan mandiri.

“Jadi mereka punya usaha, tabungan. Tidak selalu bergantung pada bantuan pemerintah,” lanjut Husnaini.

Untuk peralatan yang dimiliki nelayan, saat ini sedikitnya ada 12 ribu unit armada mesin 10 GT yang beroperasi dalam aktivitas nelayan. Selain bantuan peralatan sebelumnya Kementerian Kelautan dan Perikanan juga memberikan asuransi bagi nelayan. Saat ini sudah ada 5.900 nelayan yang mendapatkan bantuan ini.

“Hampir semua kebutuhan nelayan kami coba bantu. Kami berharap nelayan bisa memiliki kehidupan lebih baik lagi,” tutupnya. (yui)