batampos.co.id – Sekda Natuna Wan Siswandi mengatakan pemerintah akan segera melaksanakan lelang kegiatan fisik proyek yang tertunda. Ditargetkan dilaksanakan Agustus mendatang.
Kegiatan yang akan dilaksanakan juga akan dipilah secara prioritas. Dengan tujuan menyesuaikan kondisi keuangan daerah karena masih menunggu tunda salur triwulan III tahun 2017.
”Sebenarnya kegiatan dapat dilaksanakan awal tahun, tapi anggaran belum tersedia untuk membayar kegiatan,” ujar Siswandi.
Kemampuan anggaran daerah 2018 hanya sebesar Rp 800 miliar lebih. Namun, disahkannya APBD sebesar Rp 1,1 triliun disebabkan adanya perhitungan tunda salur dan silpa. Kondisi tersebut juga diketahui DPRD.
Namun, dalam kondisi saat ini, tunda salur belum disalurkan pemerintah pusat. Berdasarkan edaran Menkeu, disalurkan setelah audit BPK di bulan Juni. Namun, sampai Juli mau berakhir belum juga disalurkan.
Pemerintah daerah juga akan mengambil langkah menjadwal ulang kegiatan. Namun, terdapat kegiatan yang tidak bisa dipangkas. Di antaranya bersangkutan kesehatan, rumah sakit, dan urusan kecamatan.
”Kami akui, ekonomi masyarakat sangat bergantung dari jalannya pembangunan dari APBD. Kami akan terus berupaya Agustus mendatang, kegiatan dilaksanakan, baik dilelang maupun kegiatan kecil-kecil,” ujar Siswandi.(arn)
