Pardede menyusun buku tulisan dan bacaan di tokonya, Rabu (25/7). Sejak diberlakukan Kurikulum 13 (K-13), penjualan buku paket KTSP terus menurun. F. Tri Haryono/batampos.co.id

batampos.co.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Karimun kembali menerapkan Kurikulum 13 (K-13) untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat.

”Seperti tahun lalu, sudah menggunakan buku paket K-13 untuk SD dan SMP,” kata Kepala Dinas Pendidikan Karimun Bakri Hasyim, Rabu (25/7).

Namun, penerapan K-13 tersebut diakui Bakri tidak diterapkan di seluruh sekolah. Sebagian sekolah masih ada yang menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) atau Kurikulum 2006, terutama untuk kelas IV dan VI SD.

”Namun, dibandingkan tahun sebelumnya terjadi peningkatan jumlah, sekarang sudah hampir semua sekolah menggunakan K-13 dan dipastikan tahun ajaran 2019-2020 sesuai dengan program nasional kita akan melaksanakan K-13 semua sekolah,” jelasnya.

Seorang pedagang buku, Pardede mengungkapkan, sejak diberlakukannya K-13, penjualan buku terjadi penurunan. Pihaknya tidak dapat menjual buku paket pelajaran yang sudah disediakan di sekolah.

”Di satu sisi ada bagusnya penerapan K-13, tapi di sisi penjualan buku paket menurun. Sekarang yang cari buku paket KTSP tak banyak lagi,” ungkapnya.(tri)