Jumat, 1 Mei 2026

Fenomena Halo Matahari di Bintan

Berita Terkait

Fenomena alam berbentuk cincin yang melingkari matahari yang tampak di langit Bintan Kamis (26/7) siang. F. Redno untuk batampos.co.id

batampos.co.id – Masyarakat di Pulau Bintan dihebohkan fenomena alam berbentuk cincin yang melingkari matahari, Kamis (26/7) siang.

Dalam video yang diterima Batam Pos melalui kiriman warga bernama Redno Sihpurnomo, memperlihatkan matahari dengan sinar yang menyengat dan dikelilingi bias sinar berbentuk cincin. Fenomena itu terekam jelas kameranya sekitar pukul 11.40 WIB.
”Fenomenanya terlihat jelas di Pasar Tepi Laut,” ujar Redno.

Kepala BMKG Tanjungpinang Dhira Utama ketika dikonfirmasi mengenai hal itu menjelaskan jika lingkaran itu disebut fenomena halo matahari. Dijelaskannya, fenomena halo matahari berupa lingkaran cahaya di sekitar matahari. Hal ini disebabkan oleh kristal es pada awan cirrus (awan seperti sisik ayam) dengan ketinggian sekitar 510 kilo meter yang suhunya dingin di lapisan atas troposfer.

Kemudian, ada pantulan cahaya matahari ke kristal-kristal es sehingga sinar matahari menjadi terpecah atau bias ke dalam beberapa warna seperti pelangi. Di samping hal itu, BMKG juga kembali mengingatkan terkait ketinggian gelombang air laut.

Di Kepri, khususnya perairan Anambas, Natuna dan Bintan ketinggian gelombang mencapai 0,2 hingga 1,3 meter. Ketinggian gelombang ini perlu diwaspadai untuk kapal-kapal nelayan maupun aktivitas di laut lainnya.

Ia juga menyebut, transportasi laut masih kondusif, tapi tetap harus hati-hati melihat dan memantau perkembangan cuaca. ”Kami selalu meng-update cuaca, karenanya kami mengimbau nelayan dan operator kapal untuk update cuaca yang dilakukan oleh BMKG setiap harinya,” ujarnya. (met)

Update