batampos.co.id – Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Kepulauan Riau mendorong agar Pemerintah Provinsi Kepri dan kabupaten/kota bersinergi dan berkomitmen membangun fasilitas dan aksesibilitas bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Hal ini bertujuan untuk mewujudkan hak yang sama setiap anak Indonesia, termasuk penyandang disabilitas.

Ketua KPPAD Kepri Muhammad Faizal menilai, sejauh ini ketersediaan fasilitas dan aksesibilitas anak disabilias belum bisa dikatakan mencukupi apalagi ideal. Padahal, sudah saatnya mereka mendapatkan fasilitas, sarana, dan prasarana yang sama dari pembangunan yang dibuat pemerintah.

”Paling krusial guru dan sarana khusus untuk kaum disabilitas di sekolah. Ini yang masih jarang,” ujar Faizal, Jumat (27/7).

Jika guru dan sarana serta prasarana untuk anak berkebutuhan khusus ada di semua sekolah umum, maka hak anak-anak tersebut bersekolah di sekolah umum menjadi terpenuhi. ”Ini telah kami bicarakan, dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berjanji akan memulai. Kami harapkan pemerintah kabupaten/kota juga memulainya,” tuturnya.

Faizal juga mengingatkan kepada orangtua dan masyarakat Kota Tanjungpinang agar turut memperjuangkan hak-hak anak, khususnya mereka yang disabilitas.
Peran serta masyarakat dianggap Faisal sangat penting dalam mendukung dan membantu anak-anak penyandang disabilitas dapat memenuhi hak-hak kebutuhan hidupnya.

”Buat mereka nyaman dan terus motivasi mereka agar cita-cita mereka tercapai. Jangan malah kita membuat mereka hancur dan membuat mereka tidak percaya diri dengan perlakuan kita kepada mereka,” ujarnya.

Faizal berharap di sisa tahun ini dan tahun 2019 mendatang, sarana dan prasarana untuk penyandang disabilitas di sekolah dan ruang terbuka mulai mendapat perhatian serius yang ditandai dengan membangun fasilitas anak disabilitas tersebut.(aya)