
foto: cecep mulyana / batampos
batampos.co.id – BP Batam mengakui tanah yang sedang dikembangkan oleh Glory Point milik Koperasi BP Batam. Kegiatan pengembangan dan penimbunan di tanah tersebut, menyebabkan banjir di Perumahan Tiban Koperasi, Rabu (25/7) lalu.
“Tanah milik koperasi BP Batam,” kata Plt Kasubdit Humas BP Batam, Mohammad Topan, Jumat (27/7).
Ia mengatakan koperasi BP Batam menyerahkan pengembangan perumahan ke PT Glory Point. Perumahan ini nantinya diperuntukan bagi karyawan BP Batam.
Terkait kegiatan penimbunan yang menyebabkan banjir ini, Topan menuturkan tim teknis BP Batam sudah bergerak cepat dan turun langsung ke lapangan.
“Rabu (25/7) sore sudah langsung turun, dan mengecek langsung,” ungkapnya.
Dari pengecekan sementara itu, banjir ini disebabkan tersumbatnya saluran air. Langkah awal yang akan dilakukan, kata Topan melaksanakan netralisasi dan normalisasi aliran air.
“Langkah selanjutnya kami koordinasi dengan Pemko Batam, untuk solusi jangka panjangnya,” ujarnya.
Topan menuturkan penyebab banjir ini, kemungkinan tidak hanya penyumbatan di saluran air saja. Di duga ada penyebab lainnya.
“Namun ini masih dalam penyelidikan tim BP Batam,” tuturnya. (ska)
