
batampos.co.id – Bandara Hang Nadim Batam menjadi lokasi demo bagai sebagain warga, Sabtu (28/7/2018). Obyek vital ini dijaga aparat kepolisian.
Adalah ustazah sekaligus aktivis gerakan #2019GantiPresiden, Neno Warisman, yang menjadi sasaran demo.
Neno tiba di Batam dengan menumpang pesawat Batik Air. Terbang dari bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta. Pesawat yang ia tumpangi mendarat pukul 17.25 Wib
Mereka berkumpul di bandara dengan landasan pacu terpanjang di Indonesia itu sejak sore tadi.
Neno mengaku tertahan di Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau.
Pengakuan Neno ia lontarkan melalui video berdurasi 03.04 menit yang langsung viral.
Neno bicara, “Di luar katanya konon massa yang menolak kehadiran saya tidak bisa dibubarkan.”
Neno mengaku kedatangannya di Batam untuk mendeklarasikan gerakan #2019GantiPresiden.
Namun, saat sampai di bandara, Neno mengatakan mendapat perlakuan kurang menyenangkan dari sejumlah orang.
Neno mengaku sejak turun dari pesawat ada beberapa orang yang memfotonya.
Hingga sampai di area pemeriksaan, tiba-tiba ia didatangi oleh seseorang yang mengaku aparat kepolisian dan meminta untuk masuk ke salah satu ruang.
“Saya sedih banget, saya sedih sekali ya,” ujarnya.
Mantan artis ini bertanya kok bisa di lokasi obyek vital ada orang banyak berkumpul untuk demo.
Pada akhri videonya, Neno menegaskan semangatnya untuk tetap bisa berjumpa dengan warga Batam. (ptt)
