foto: dalil harahap / batampos

batampos.co.id – Akhir-akhir ini Bandara Internasional Hang Nadim menjadi favorit perlintasan kurir sabu. Penyebabnya, bandara menjadi tempat yang murah dan cepat, untuk mengantarkan sabu.

Dalam sebulan belakang ini saja, sudah lebih tiga kali petugas Hang Nadim mengamankan kurir sabu.

Oleh sebab itu, Direktur BUBU Hang Nadim Batam Suwarso mengatakan akan melakukan perekrutan satuan pengamanan bandara (Avsec) yang baru.

“Saat ini personel Avsec itu sebanyak 158 orang, sedangkan yang dibutuhkan 205 orang. Masih banyak kekurangannya,” katanya, Sabtu (28/7).

Ia mengatakan sedang melakukan perekrutan anggota di beberapa daerah di Indonesia, seperti Makasar, Surabaya dan Medan. Namun, tak semua personel disodorkan semua daerah itu akan diambil.

“Misalnya Makasar itu menyodorkan 50, kami hanya ambil 10 saja. Begitu juga di daerah lainnya, sisanya akan kami ambil dari Batam,” ungkapnya.

Pengawasan akan penyelundupan narkoba, kata Suwarso menjadi fokus petugas keamanan Bandara Internasional Hang Nadim. Setiap hari, Suwarso mewanti-wanti petugas satuan pengamanan di bandara agar melakukan tugas secara profesional.

“Saya selalu ingatkan kepada jajaran melakukan pengawasan kepada orang-orang yang dicurigai,” ucapnya.

Walau sering melakukan penangkapan kurir sabu. Tapi pernah juga beberapa kali sabu itu lepas dari pengataman dan pantauan petugas Bandara Internasional Hang Nadim.

“Beberapa kali dapat laporan dari bandara lain, ada penumpang dari Batam lolos (bawa sabu,red). Saya tegur, karena ini merusak nama baik bandara,” ungkap Suwarso.

Tidak hanya penambahan personel saja. Suwarso juga meminta jajaranya agar meningkatkan kemampuan dalam mengenali ciri-ciri kurir narkoba.

“Kami juga menambah double scanner dan juga memperbaharui alat-alat pengawasan dan pengamanan,” tuturnya. (ska)