Iklan

batampos.co.id – Gerhana bulan total (GBT) dengan durasi yang sangat panjang (103 menit) teramati dengan jelas di seluruh wilayah Indonesia. Di Manado misalnya, sejumlah warga antusias menikmati gerhana meskipun berlangsung Sabtu (28/7) pukul 03.00 WIB.

Iklan

Selain di Manado, pemantauan GBT di Pusat Peragaan Iptek (PP-Iptek) Kemenristekdikti di komplek Taman Mini Indonesia Indah (TMII) juga gerhana bulan jelas terlihat. Pada saat gerhana mulai terjadi, sisi bulan bagian atas perlahan mulai gelap.

Kemudian pada puncak gerhana, bulan menjadi merah kegelapan. Selama gerhana berlangsung, planet Mars teramati dengan mata telanjang. Posisinya tidak jauh dari bulan dan tampak berpendar layaknya bintang.

Ada puluhan siswa dari sekitaran TMII yang antusias ikut mengamati GBT.

Direktur PP-Iptek Kemenristekdikti, Mochammad Syachiral Annas mengatakan, puluhan warga siswa sekolah, mengikuti peneropongan langsung GBT. ’’PP-Iptek menyiapkan tiga teleskop. Satu diantaranya terhubung ke televisi,’’ katanya kemarin.

Syachiral mengatakan, warga antusias karena durasi GBT pada dini hari merupakan yang terlama sejak 2000 lalu. Untuk fase gerhana total berlangsung selama 103 menit atau 1 jam 43 menit. Dia menjelaskan fenomena GBT bisa dijadikan media pembelajaran langsung bagi masyarakat.

GBT dengan durasi lebih dari 103 menit baru akan terjadi pada 19 Juni 2123 nanti. Tetapi, pada saat itu GBT tidak teramati dari Indonesia. GBT dengan durasi 106 menit akan kembali terjadi pada 2141 kemudian. Dan, pada saat itulah teramati dari wilayah Indonesia.

Kabag Humas Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Jasyanto menjelaskan, ada beberapa kejadian gerhana bulan berikutnya yang bisa diamati dari Indonesia. Tetapi, durasinya tidak sepanjang GBT 28 Juli 2018. Dalam kurun lima tahun ke depan ada sembilan kejadian gerhana bulan.

Dimulai dengan gerhana bulan sebagian pada 17 Juli 2019. Lalu gerhana bulan penumbra di 11 Januari, 6 Juni, dan 30 November 2020. Kemudian GBT pada 26 Mei 2021, gerhana bulan penumbra 19 November 2021, GBT 8 November 2022, gerhana bulan penumbra 5-6 Mei 2023 dan gerhana bulan sebagian 29 Oktober 2023.

Data prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada 28 Juli dinihari tidak ada daerah yang mengalami kondisi berawan tebal maupun hujan lebat. Kondisi cuaca pada umumnya cerah berawan dan berawan. (wan/ttg/jpg)