Jumat, 1 Mei 2026

Anambas Tingkatkan PAD dari Pariwisata

Berita Terkait

batampos.co.id – Wakil Gubernur Kepri Isdianto resmi memutup acara Festival Padang Melang (FPM) III di Desa Batu Berapit, Kecamatan Jemaja, Sabtu (28/7). Pada acara penutupan tersebut masyarakat dihibur sejumlah perlombaan dan artis ibu kota.

Menurutnya, FPM merupakan terobosan luar biasa Pemkab Anambas beserta jajarannya. Pariwisata ini harus diandalkan karena tidak ada matinya, asalkan mampu berkoordinasi dan komunikasi dengan pemerintah pusat maupun provinsi.

”Sektor pariwisata tidak ada matinya dan bisa mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Anambas,” ungkap Isdianto ketika rapat dengan Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris beserta jajarannya di Aula Kantor Bupati Kepulauan Anambas, kemarin.

Diakuinya setelah dilantik beberapa bulan lalu dirinya langsung menghadap menteri pariwisata. Rekomendasinya mengembangkan pariwisata Anambas menjadi lebih baik lagi. ”Jika tidak, maka Padang Melang bisa jadi tinggal nama,” tegasnya.

Dirinya mengimbau kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait juga harus sinergi dengan masyarakat. Pasalnya pariwisata erat kaitannya dengan masyarakat. Seperti mengenai kebersihan lingkungan. Di mana OPD harus ingatkan masyarakat agar tidak buang sampah di laut, karena kalau laut kotor pantainya juga akan kotor.
”Kalau sudah kotor, kalau sudah tak indah, siapa yang mau datang,” katanya.

OPD juga harus mensosialisasikan kepada masyarakat jika kebudayaan mereka berbeda dengan orang Indonesia. Jika ada turis datang ke Anambas, asal masih dalam keadaan wajar agar tidak ditegur. Kecuali mereka berpakaian tidak sewajarnya.

”Mereka mencari nyaman. Kalau mereka nyaman akan cerita kepada yang lain, tapi kalau sudah tak nyaman bagaimana mau ke sini lagi,” jelasnya.

Dirinya mengingatkan kepada DPRD Anambas agar melakukan terobosan untuk mempertahankan keuangan daerah. ”Jangan terlalu berharap dana dari pusat karena sudah pasti jumlahnya akan terus menurun, mari sama-sama gali potensi wisata,” tandasnya.

Diketahui, acara FPM berlangsung selama 3 hari dimulai dari 26-28 Juli 2018 di pantai Padang Melang Desa Batu Berapit Kecamatan Jemaja Kabupaten Kepulauan Anambas. Acara dibuka oleh Gubernur Kepri Nurdin Basirun.

Sementara itu, jika melihat secara nyata, persoalan utama pengembangan pariwisata Anambas adalah akses transportasi yang masih berbiaya mahal dengan jumlah dan frekwensi yang terbatas. Selain itu, sebagian besar wilayah Anambas juga masih terisolir dari akses telekomunikasi. (sya)

Update