batampos.co.id – Kinerja Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Tanjungpinang patut dicontoh. Pasalnya, selama enam bulan terakhir, angka inflasi di Tanjungpinang selalu di bawah target nasional.

”Dari Januari sampai Juni masih berada di nol koma sekian, artinya selalu di bawah satu. Itu tandanya kita masih aman, masih di bawah target nasional,” kata Ketua TPID Tanjungpinang, Riono, Minggu (29/7).

Ia mengaku, pihaknya berupaya agar tiap bulan masyarakat di Tanjungpinang bisa merasakan keamanan dan kenyamanan dalam berbelanja karena harga-harga bahan pangan bisa ditekan dan stabil.

”Perlu diingat, Tanjungpinang ini semua kebutuhan pokoknya ’impor’ (didatangkan dari luar daerah, red), beda dengan daerah lain,” beber Riono.

Mengingat karakteristik ini, Riono mengaku pihaknya melakukan segala acar agar kebutuhan pokok yang didatangkan dari luar daerah pasokannya tak terhenti dan harganya stabil. ”Bukan hal mudah. Tetapi, sejauh ini berhasil kami atasi,” ujarnya.

Ia ingat betul dulu saat lebaran harga daging (sapi segar) bisa di atas Rp 160 ribu. Namun tahun ini, masyarakat Tanjungpinang bisa merasakan harga daging Rp 150 ribuan. ”Itu bukti bahwa kami bekerja serius setiap bulannya,” katanya.

TPID Tanjungpinang, sambung Riono, tetap konsisten menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di Tanjungpinang. Koordinasi antara distributor dan pedagang terus dilakukan. Termasuk, mencari solusi jika sebuah komoditas mengalami kelangkaan di pasar. (aya)

Advertisement
loading...