
batampos.co.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bintan di Kijang, Kecamatan Bintan Timur terus melengkapi fasilitas kesehatan yang dibutuhkan. Saat ini sedang dibangun fasilitas Unit Transfusi Darah (UTD) dengan anggaran Rp 3,1 miliar.
”Pembangunan UTD selesaikan tepat waktu. Jangan molor,” pinta Bupati Bintan, Apri Sujadi saat meninjau pembangunan UTD tersebut, Senin (30/7).
Dia meminta kontraktor menyelesaikan pembangunan UTD tepat waktu karena banyaknya pasien yang membutuhkan darah, sehingga RSUD tak boleh kehabisan stok. ”Kalau sudah ada UTD, sarana, dan prasarana layanan kesehatan di sini bisa saling melengkapi,” kata dia.
Kepala Dinas Kesehatan Bintan Gama Isnaeni menjelaskan pembangunan UTD menelan anggaran Rp 3,1 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2018.
Dikatakannya, UTD tersebut nantinya akan dilengkapi berbagai alat kesehatan dan sarana prasarana pendukung seperti genset dan 1 unit mobil operasional. ”Total anggaran UTD Rp 3,1 miliar,” ujarnya.
Direktur RSUD Kabupaten Bintan dr Benni Antomy, SpAn mengatakan kehadiran bangunan UTD tersebut selain dapat meningkatkan mutu pelayanan, juga mempercepat proses pelayanan transfusi darah untuk pasien. ”Pembangunan UTD ini sangat penting untuk mengantisipasi jika ada pasien gawat darurat yang memerlukan transfusi darah yang cepat,” tukasnya. (met)
