Petugas PPIH Embarkasi Batam sedang memberikan pelayanan kepada para Jemaah Calon Haji asal kalimantan saat tiba di Asrama Haji Batam, Senin ((30/7). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Sebanyak 450 Jemaah Calon Haji (JCH) gelombang ke-2 Embarkasi Batam diberangkatkan hari ini, Senin (30/7). Berbeda dengan kloter sebelumnya, kloter 11 ini diterbangkan langsung ke Bandara King Abdul Aziz Internasional Airport, Jeddah.

“Kloter 11 merupakan kloter awal fase pemberangkatan JCH Embarkasi Batam gelombang 2,” kata Sekretaris PPIH Embarkasi Batam, Alikek Said. Menurutnya pesawat dengan nomor penerbangan SV5121 TF-AAH mengangkut 223 orang JCH laki-laki dan 227 JCH perempuan.

Komposisinya, 303 orang JCH asal Kubu Raya, 47 JCH Kayong Utara, 61 orang JCH Sekadau, 2 JCH Kapuas Hulu, 2 orang JCH Kuansing dan 8 petugas kloter. Sampai dengan saat ini, JCH yang ada di tanah suci sebanyak 10 kloter dengan jumlah 4.478 orang jemaah.

Disebutkan Said, di kloter 11 ini ada dua orang JCH yang ditunda berangkat ke tanah suci. Mereka adalah Mujirah Suripto Kriyorejo asal Kubu Raya karena sakit dan Ngatiyat Rejo Sentono asal Kubu Raya, yang juga merupakan pendamping dari Mujirah.

Terdapat 2 JCH yang dimutasi masuk ke kloter 11 yaitu Yasabri Simpan Nyato dan Kasmidar Kamit Simpan yang merupakan JCH kloter 9.

JCH tertua dalam kloter ini adalah Jurna Burcek Naim berusia 92 tahun asal Kubu Raya. Sedangkan JCH termuda yaitu Mardi Rahmadian Hersan, 25 tahun asal Kayong Utara. Menurut jadwal, kloter 11 akan tiba di Tanah Air pada 9 September 2018 pukul 21.50 WIB.

JCH kloter 11 dilepas oleh Staf Ahli Gubernur Kalimantan Barat, Aminuddin. Dia mengucapkan selamat menunaikan ibadah haji kepada seluruh jemaah. Selamat berangkat ke tanah suci dan selamat kembali ke tanah air dengan memperoleh predikat haji yang mabrur.

“Pemerintah Kalimantan bersama seluruh masyarakat mengucapkan kepada kloter 11,” kata Aminuddin.

Ia berpesan kepada JCH agar selalu menjaga kesehatan. Banyak minum air karena suhu di Arab Saudi yang cukup tinggi dapat membuat dehidrasi. Terakhir kami mohon didoakan agar Provinsi Kalimantan Barat tenteram, aman, damai dan sejahtera,,” tutupnya. (rng)