batampos.co.id – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI akan menempatkan 40 pegawai di Batam. Hal ini dilakukan terkait promosi wisata cross border yang sedang digalakkan pemerintah.
”40 itu bukan sedikit. Mereka (Kemenpar) ingin hidupkan betul pariwisata ini,” kata Wali Kota Batam Muhammad Rudi usai penandatanganan MoU dengan Kabupaten Siak soal kepariwisataan di kantor Wali Kota Batam, Senin (30/7) siang.
Untuk diketahui, Kemenpar RI memang menyediakan paket perjalanan murah dari bia-sanya, dengan memanfaatkan promo hot deals. Rudi mengatakan, program tersebut disubsidi pemerintah. Ia juga mengatakan, program tersebut tidak dibatasi dengan wisatawan jumlah tertentu. ”Untuk Batam berapa anggarannya saya tak tahu, soal ini menteri bukan saya,” ucap dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Batam Pebrialin mengatakan, rencana penempatan pegawai Kemenpar sudah lama direncanakan. Terakhir hal tersebut dipertegas dalam koordinasi Pemko Batam dengan Kemenpar, beberapa waktu lalu.
”Secara lisan sudah disampaikan, kami tinggal menunggu secara tertulis,” ungkapnya.
Dengan demikian, ia mengaku belum ada kepastian kapan para pegawai Kemenpar tersebut akan berkantor di Batam. Tetapi, Pebrialin menegaskan penempatan tersebut dilakukan terkait program Kemenpar di wilayah cross border. ”Salah satunya program hot deals itu. Dan, program-program lain yang mereka miliki,” imbuhnya. (iza)
