
batampos.co.id – Wing Udara 2 Pangkalan Udara TNI Angkatan Laut (Lanudal) Tanjungpinang menerima tambahan dua pesawat Patroli Maritim (Patmar) dari Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspernerbal), Senin (30/7).
Alih bina pesawat jenis Cassa CN212 yang sebelumnya beroperasi di wilayah Wing Udara 1 Juanda Surabaya tersebut, bertujuan untuk memperkuat pertahanan dan keamanan laut di wilayah barat Indonesia.
Danpuspernerbal Laksamana Pertama Dwika Tjahja Setiawan mengatakan, alih bina pesawat merupakan hal yang tepat dan sangat diperlukan, mengingat wilayah Wing Udara 2 yang luas. Begitu juga dengan potensi kerawanan, adanya ancaman serta meningkatnya pelanggaran kedaulatan dan hukum di wilayah laut Indonesia.
Dengan adanya tambahan pesawat ini, diharapkan juga menjadi langkah cepat dan tepat mengantisipasi tingkat kerawanan bencana alam yang sering terjadi di wilayah barat.
”Alih Bina pesawat sebagai upaya menjaga kedaulatan Indonesia di wilayah barat,” kata Dwika.
Wilayah barat Indonesia yang luas, kata Dwika, perlu didukung dengan adanya penambahan alat utama sistem persenjataan (alutsista) dengan jumlah dan kualitas yang memadai. Dua pesawat yang diperuntukkan khusus patroli maritim tersebut, diharapkan mampu mendukung operasi laut yang dilaksanakan markas besar TNI AL di wilayah barat.
Menurutnya, dengan tambahan pesawat Wing Udara 2 diharapkan mampu memberikan kontribusi yang optimal untuk mewujudkan stabilitas keamanan dan pertahanan. ”Kondisi seperti ini dapat menimbulkan motivasi baru untuk menjalani tugas menjadi lebih baik,” paparnya.
Pesawat Cassa NC212, lanjut Dwika, telah dilengkapi sensor kamera canggih yang mampu menangkap objek dipermukaan laut dari ketinggian. Tidak hanya itu, dua unit pesawat juga dilengkapi radar yang mampu mendeteksi serta melacak pergerakan objek di permukaan laut. ”Kelengkapan tersebut untuk melaksanakan fungsi patroli,” jelasnya.
Dengan penambahan dua pesawat tersebut, total pesawat Patmar yang dimiliki Wing Udara 2 Lanudal Tanjungpinang kini berjumlah tiga unit.(odi)
