Kambing kurban yang disiapkan peternak.
foto: dalil harahap / batampos

batampos.co.id – Asosiasi Pedagang Hewan Ternak Batam (APHTB) di lokasi Rumah Pemotongan Hewan (RTH) Seitemiang mengaku permintaan hewan kurban meningkat tahun ini. Tiga minggu menjelang hari raya kurban, masing-masing kandang di RTH sudah menjual diatas seratusan ekor kambing ataupun sapi.

Jumlah ini meningkat dari tahun-tahun sebelumnya yang mana perayaan kurban tinggal seminggu, hewan kurban yang laku masih dibawa angka seratus ekor.

“Masih 21 hari lagi tapi yang pesan sudah diatas seratusan. Untuk kandang kami ini, sapi sudah 100 ekor dan kambing 200 ekor. Ini pertanda baik. Minat warga untuk berkurban mulai meningkat lagi,” tutur Sukarno saat dijumpai di RTH Seitemiang, Rabu (1/8).

Permintaan hewan kurban ini diprediksi akan terus bertambah sebab menurut pria yang sudah puluhan tahun mengelolah kandang Jagal Utama itu, seminggu mendekati hari hal perayaan kurban permintaan akan lebih banyak lagi.

“Pasti itu makanya kami akan datangkan lagi sapi dan kambing dalam minggu ini,” tuturnya.

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan hewan kurban, masing-masing kandang di RTH tersebut menyediakan diatas 300 ekor sapi dan 700 hingga 1000 ekor kambing.

“Untuk kandang kami sendiri sapi target 350 ekor dan kambing 1000 ekor. Semoga semuanya terjual,” ujarnya.

Kambing dan sapi yang dijual beragam jenia dengan harga yang berbeda-beda. Sapi ada jenis Limosin dengan harga jual hingga Rp 70 juta per ekor, sapi Bali dan PO dengan harga jual mulai Rp 17 juta.

Sementara Kambing ada jenis Etawa dengan harga jual tertinggi Rp 6 juta per ekor.

Hewan-hewan kurban ini umumnya didatangkan dari Lampung dan sudah melalui proses karatina dan uji kesehatan yang layak dari instansi pemerintah terkait. (eja)