
batampos.co.id – Event Pariwisata yang digelar Dinas Pariwisata Kabupaten Natuna dinilai kurang diminati masyarakat. Sejak beberapa malam terakhir, acara yang digelar di Pantai Kencana terlihat sepi.
Bahkan stan pameran yang digelar pemerintah daerah pun terlihat tutup setelah event pariwisata dibuka. Seperti Senin (30/7) malam, hanya terlihat stan Bank Riau Kepri yang tetap buka.
”Tak tahu juga kenapa banyak stan pameran tutup. Padahal sekarang ada lomba lagu Melayu. Stan pameran ha-nya dibuka saat malam. Namun sudah sudah dua malam ini stan pemerintah kosong,” ujar seorang pegawai Bank Riau yang menjaga stan pameran.
Dalam agenda event pariwisata tersebut dijadwalkan terdapat stan pameran. Karena pemerintah daerah mendatangkan belasan warga asing untuk meramaikan lomba layang-layang.
Tidak hanya itu, malam lomba lagu Melayu di Pantai Kencana yang didesain dengan panggung raksasa, juga tidak diminati masyarakat. Di area lapangan yang dapat menampung ribuan penonton tersebut hanya terlihat puluhan penonton.
Selain kurang diminati, para pedagang ikut mengeluh merugi lantaran sepi pengunjung. Tidak sebanding dengan event pariwisata yang habiskan anggaran daerah miliaran rupiah.
”Kami juga bingung, katanya acara meriah. Tapi kami pedagang sepi pengunjung, jadi malah merugi beberapa hari ini. Lokasi pedagang juga becek begini,” tutur Iwan, seorang pedagang makanan.
Bahkan Ilyas Sabli, mantan Bupati Natuna menyayangkan sebagian kegiatan tidak dilaksanakan di Pantai Kencana, seperti festival layang-layang yang digelar di kawasan pangkalan udara TNI AU.(arn)
