batampos.co.id – Kamis (2/8/2018) Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam mulai melaksanakan pemberian vaksin Measles dan Rubella (MR) kepada peserta didik yang ada di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Batam.

Orangtua ada yang menolak selepas ada surat keputusan MUI tentang vaksin tersbut yang dinilai belum memiliki label halal. Surat keputusan MUI itu beredar melalui media sosial semacam WhatsApp.

Meskipun ada sejumlah penolakan yang terkait pelaksanaan vaksin ini, Kepala Dinkes Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan itu terserah kepada orangtua dan sekolah.

Didi mengungkapkan melaksanakan program ini sesuai dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) nomor 4 tahun 2016. Imunisasi wajib dilakukan apabila ditemukan virus yang bisa mengancam jiwa dan menyebabkan kematian dan kecacatan pada anak.

Apa keputusan MUI nomor 4 tahun 2016 itu?

Untuk lebih detil sila klik di sini

Sebelumnya beredar surat imbauan oleh MUI Kepri untuk tidak mengikuti program imunisasi hingga ada keputusan dari MUI Pusat. (ptt)