Jumat, 24 April 2026

Orangtua Ramai-ramai Menolak Vaksin MR

Berita Terkait

ilustrasi

batampos.co.id – Nuraini, 37, salah seorang ibu menolak vaksin MR pada anaknya. Alasannya karena masih belum ada kejelasan halalnya.

“Selain itu virus MR tidak ditemukan di sini. Jadi vaksin dirasa tidak dibutuhkan,” tambah orangtua siswa di salah satu sekolah di Sekupang ini.

Ia menyebutkan di grup komunikasi orangtua juga sudah beredar imbauan dari MUI Kepri untuk tidak mengikuti imunisasi MR ini.

“Sudah ramai, jadi wajar banyak orangtua yang menolak,” imbuh perempuan berjilbab ini.

Meskipun ada sejumlah penolakan yang terkait pelaksanaan vaksin ini, Kepala Dinkes Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan itu terserah kepada orangtua dan sekolah.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam mulai melaksanakan pemberian vaksin Measles dan Rubella (MR) kepada peserta didik yang ada di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Batam, Kamis (2/8/2018).

Didi mengungkapkan sesuai dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) nomor 4 tahun 2016. Imunisasi wajib dilakukan apabila ditemukan virus yang bisa mengancam jiwa dan menyebabkan kematian dan kecacatan pada anak.

(yui)

Update