
batampos.co.id – Pesawat Wings Air jenis ATR 72500/600 akan melayani penerbangan Bandara Letung, Kecamatan Jemaja mulai 10 Agustus mendatang. Penerbangan tiga kali dalam waktu satu minggu itu mengambil rute Batam-Letung PP.
Distrik Manajer Lion Batam, M Zaini Bire, menjelaskan pesawat Lion jenis ATR 72 tersebut dapat mengangkut penumpang sebanyak 72 orang. Harga tiketnya hanya Rp 600 ribu dengan lama penerbangan 1 jam 5 menit. ”Benar kita akan coba melakukan pelayanan penerbangan Batam-Letung,” kata Bire, Selasa (31/7).
Ia mengatakan Wings Air melayani rute ini tiga kali dalam seminggu, yakni setiap Senin, Rabu, dan Jumat. ”Kalau dari Batam itu berangkat pukul 12.30, sedangkan dari Letung pukul 13.35,” ucapnya.
Pemesanan tiket bisa secara online dan bisa juga membeli langsung ke tempat tiket milik lion. Lion group juga melayani penerbangan dari Bandara Hang Nadim Batam tujuan Jakarta, Jambi, Medan, Padang, Palembang, Surabaya, Pontianak, Babel, dan Bengkulu.
Artinya penumpang bisa melalukan transit penerbangan ke sejumlah daerah setelah mendarat di Bandara Hang Nadim (Batam). Untuk mengatur penerbangan perdana, dalam waktu dekat ini pihaknya akan datang ke Letung untuk melakukan persiapan awal.
Sementara itu, Ariadi Widyawan, Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Bandara Letung berharap dukungan semua pihak dalam mendorong peningkatan dan kelancaran akses transportasi udara.
”Insya Allah 10 Agustus 2018 nanti akan diadakan penerbangan oleh maskapai lion air. Jenis pesawat ATR 72, kita harapkan penerbangan berjalan dengan lancar. Mohon dukungan semua pihak,” ungkapnya.
Terkait jam penerbangan akan diatur kembali agar dapat bersinergi dengan moda transportasi laut dari pelabuhan Tarempa menuju pelabuhan Letung. Karena selama ini transportasi lanjutan ke Tarempa menggunakan kapal feri reguler yang kini melayani pelayaran masyatakat Anambas. Baik itu dari Batam maupun dari Tanjungpinang. Semuanya singgah di pelabuhan Letung.
”Kita akan mempersiapkan fasilitas transportasi darat dari pelabuhan Letung menuju Bandara,” ungkapnya.
Dengan adanya pelayanan penerbangan wings air ini sebagai gerbang kebangkitan bagi kemajuan perekonomian masyarakat di bidang pariwisata maupun bidang perikanan dan pertanian.
”Terbukanya akses transportasi udara ini akan bisa membangkitkan perekonomian masyarakat Anambas pada umumnya di setiap bidang khususnya Pariwisata,” tutur Ariadi.(sya/ska)
