batampos.co.id – Kabupaten Kepulauan Anambas, Dery Salim dan Cha Cha Oriza Shafira menjadi siswa perdana di Anambas yang disuntik vaksin campak dan MR tersebut. Untuk Anambas ada sekitar 13.095 anak yang akan divaksinasi.

Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas Abdul Haris mengatakan pelaksanaan pemberian imunisasi MR pada 2018 dilaksanakan serentak di Indonesia kecuali di Pulau Jawa, karena sudah dilaksanakan sejak 2017 silam. ”Sesuai dengan keputusan Menteri Kesehatan imunisasi MR diberikan kepada anak berumur 9 bulan sampai dengan 15 tahun secara keseluruhan,” kata Haris, Rabu (1/8).

Kata Haris, anak usia 9 bulan sampai 15 tahun ini sangat rentan terhadap penularan penyakit, sehingga harus dilakukan imunisasi. ”Jika ibu hamil terjangkit Rubella, dapat mengakibatkan keguguran dan lainnya,” ujarnya.

Mengingat bahayanya penyakit tersebut lanjut Haris, pihaknya menghimbau masyarakat untuk membawa anak-anaknya untuk mendapatkan vaksinasi MR di Pos Pelayanan yang akan dilaksanakan mulai Agustus sampai September 2018.

”Kita tentunya tidak ingin anak-anak kita menjadi cacat, kita ingin penerus kita mampu bersaing dalam membangun negeri dan menggapai cita-citanya,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk Kabupaten Kepulauan Anambas Herianto, mengatakan tujuan kegiatan ini adalah memberikan kekebalan tubuh pada masyarakat dari penyakit campak dan Rubella. ”Sasaran kegiatan ini anak usia 9 bulan sampai dengan 15 tahun. Benar jumlah jumlahnya ada 13.095 anak,” terangnya. (sya)